SOLOBALAPAN.COM - Patrick Kluivert, pelatih baru timnas Indonesia, resmi menggantikan Shin Tae-yong.
Ia diketahui telah tiba di Indonesia melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng Banten pada Sabtu (11/1) sore.
Bukan hanya latar belakangnya sebagai seorang Legenda Sepak Bola Belanda, namun penggemar sepak bola juga penasaran dengan besarnya gaji pelatih Timnas Indonesia itu.
Namun, hingga kini, PSSI belum memberikan informasi resmi terkait besaran gaji yang akan diterima oleh legenda sepak bola Belanda tersebut.
Melansir dari laman suara, sebagai perbandingan Shin Tae-yong selama dua periode kepelatihannya di Indonesia mendapatkan gaji yang cukup besar:
Periode Pertama (2019–2024)
Rp14,2 miliar per tahun atau sekitar Rp1,1 miliar per bulan.
Periode Kedua (2024–2027)
Gajinya meningkat menjadi Rp23,6 miliar per tahun atau sekitar Rp1,9 miliar per bulan.
Apakah Gaji Kluivert Akan Lebih Kecil?
Terdapat spekulasi bahwa gaji Patrick Kluivert mungkin tidak sebesar Shin Tae-yong. Hal ini didasarkan pada berbagai faktor, seperti:
- Kebijakan Anggaran PSSI: Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, PSSI mungkin memiliki strategi baru dalam alokasi anggaran.
- Durasi Kontrak: Lama masa kepelatihan juga memengaruhi total kompensasi.
- Ekspektasi dan Target: Besaran gaji bisa disesuaikan dengan target yang diberikan kepada Kluivert selama memimpin timnas.
Sebagai mantan pemain top dunia yang pernah bermain untuk Ajax, Barcelona, dan timnas Belanda, Kluivert memiliki reputasi besar.
Pengalamannya di level internasional sebagai pemain dan pelatih menjadi nilai tambah yang kemungkinan berpengaruh pada negosiasi kontraknya.
Publik dan penggemar sepak bola Indonesia masih menunggu pengumuman resmi dari PSSI mengenai detail kontrak Kluivert, termasuk besaran gajinya. (nda)