Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Pelatih Persiharjo Sukoharjo Ungkap Penyebab Kekalahan Telak dari PSIR Rembang di Liga 4 Jateng

Mannisa Elfira • Jumat, 10 Januari 2025 | 23:10 WIB
Pemain Persiharjo Sukoharjo kecewa karena kalah di Liga 4 Jateng.
Pemain Persiharjo Sukoharjo kecewa karena kalah di Liga 4 Jateng.

SOLOBALAPAN.COM - Persiharjo Samba Persada Sukoharjo merasakan kekalahan telak dengan skor 0-3 saat bertandang ke markas PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang pada pertandingan kedua Liga 4 Jateng 2024/2025, yang berlangsung pada 8 Januari 2025.

Kekalahan tersebut meninggalkan rasa kecewa mendalam di kubu Persiharjo.

Hasil negatif ini tentu menambah tumpukan pekerjaan rumah bagi tim pelatih.

Salah satu masalah utama yang masih harus diperbaiki adalah kedisiplinan pemain.

Hal tersebut menjadi faktor yang sangat mempengaruhi kinerja tim di lapangan, dan pada laga ini, Persiharjo kesulitan untuk memberikan perlawanan berarti.

Pelatih kepala Persiharjo, Aris Budi Sulistyo (ABS), mengungkapkan kekecewaannya setelah kekalahan ini.

Menurutnya, hasil ini sangat menyakitkan mengingat timnya sempat memiliki beberapa peluang, namun gagal memanfaatkannya dengan maksimal.

"Mengapa saya bilang sangat menyakitkan? Karena kita berimbang, kita juga punya beberapa peluang, tapi kita tidak bisa memanfaatkan peluang itu," ungkap ABS kepada Jawa Pos Radar Solo.

Laga dimulai dengan buruk bagi Persiharjo, ketika pada menit ke-10 mereka sudah kebobolan gol pertama.

ABS menilai bahwa gol pertama yang tercipta disebabkan oleh kesalahan penjagaan oleh kiper, yang gagal mengamankan bola dengan baik.

Bola kemudian memantul ke pemain PSIR dan langsung disambut dengan tendangan yang menghasilkan gol.

"Setelah kebobolan pertama, anak-anak sudah mulai menemukan ritme permainan. Bisa menguasai dan ada beberapa peluang juga," tambahnya, menunjukkan bahwa timnya mulai bangkit setelah gol tersebut.

Memasuki babak kedua, ABS mencoba merubah strategi untuk mengejar ketertinggalan.

Timnya mengubah formasi dengan menambah satu gelandang, yang semula dua gelandang menjadi tiga gelandang.

Harapannya, dengan penambahan pemain di lini tengah, tim bisa lebih menguasai permainan dan mencetak gol balasan.

"Di situ kita sebenarnya bisa mengimbangi tim tuan rumah, bahkan ada beberapa peluang. Tapi lagi-lagi faktor kurang disiplinnya pertahanan, pemain bertahan yang ikut menyerang malah menjadi blunder untuk tim kita sendiri," jelas ABS.

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Persiharjo di Liga 4 Jateng musim ini.

Sebelumnya, Persiharjo hanya mampu bermain imbang melawan Persebi Boyolali.

Selanjutnya, Persiharjo akan menjamu Persipur Purwodadi di Stadion Gelora Merdeka Sukoharjo pada 12 Januari 2025.

"Mengenai persiapan untuk laga selanjutnya, mau tidak mau kita di rumah kita harus bermain dengan tingkat tinggi. Harus yang pastinya bisa memanfaatkan situasi bikin gol, karena kesempatan itu sulit kita dapat," tegas ABS.

ABS juga menyoroti kelemahan di sisi permainan sayap tim.

Pemain sayap dinilai belum maksimal dalam memberikan umpan-umpan akurat ke lini serang, yang menjadi salah satu titik lemah yang harus segera dibenahi.

"Pemain sayap kita belum bisa maksimal untuk memberikan umpan ke penyerang kita. Di situlah masih sedikit kelemahan yang kita harus benahi," lanjut ABS.

Dengan kekalahan ini, Persiharjo diharapkan bisa segera melakukan evaluasi dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada agar bisa tampil lebih kompetitif di laga berikutnya.

Tentu, kemenangan di pertandingan kandang nanti menjadi sangat penting untuk membangkitkan kembali semangat tim dan memperbaiki posisi mereka di klasemen Liga 4 Jateng. (did)

Legenda klub Leighton Baines sementara akan tangani Everton.
Legenda klub Leighton Baines sementara akan tangani Everton.
Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#persiharjo sukoharjo #pelatih #Liga 4 Jateng #psir rembang