SOLOBALAPAN.COM - Dengan kedatangan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, formasi dan taktik tim kemungkinan besar akan mengalami perubahan signifikan.
Setelah dua tahun sebelumnya dipimpin oleh Shin Tae-yong dengan menggunakan formasi tiga bek seperti 3-4-3 dan 3-5-2, kini Indonesia berpeluang mengadopsi formasi empat bek yang menjadi ciri khas pelatih asal Belanda ini.
Patrick Kluivert dikenal sebagai pelatih yang fanatik dengan formasi 4-2-3-1, yang ia terapkan selama melatih Adana Demirspor, klub terakhir yang dibelanya sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia.
Dalam sistem ini, Kluivert cenderung menekankan keseimbangan antara lini belakang dan serangan, serta peran penting lini tengah dalam mengatur permainan.
Lini Belakang
Di sektor belakang, Timnas Indonesia kemungkinan besar akan mengandalkan pemain-pemain terbaik untuk mengisi posisi bek.
Kuartet bek yang ideal dapat terdiri dari Kevin Diks, Jay Idzes, Mees Hilgers, dan Calvin Verdonk, yang memiliki kemampuan bertahan yang solid.
Maarten Paes akan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang, kecuali jika ada perubahan melalui proses naturalisasi, seperti Emil Audero dari Como 1907 yang bisa memperkuat sektor penjaga gawang.
Lini Tengah
Untuk lini tengah, Kluivert diprediksi akan menurunkan double pivot yang kuat.
Thom Haye akan berperan sebagai gelandang box-to-box yang berfungsi mendekati lini pertahanan lawan untuk memberikan umpan-umpan terukur.
Di sampingnya, Jairo Riedewald, yang saat ini dalam proses naturalisasi, kemungkinan akan diandalkan sebagai gelandang jangkar, yang akan menjaga keseimbangan dan memberikan perlindungan kepada lini belakang.
Tiga Gelandang Serang
Di posisi gelandang serang, ada potensi besar bagi Eliano Reijnders untuk tampil sebagai gelandang sayap kanan.
Jika performanya kurang memuaskan, pemain seperti Yakob Sayuri atau Rafael Struick bisa menjadi opsi cadangan yang efektif.
Di posisi gelandang serang tengah, Ivar Jenner, yang dikenal sebagai gelandang bertahan, bisa disulap oleh Kluivert untuk menjadi gelandang serang berkat naluri menyerangnya yang tajam.
Umpan-umpan pendek Jenner yang akurat juga dibutuhkan untuk menjaga kelancaran permainan passing dari lini tengah menuju serangan.
Lini Depan
Di lini depan, satu-satunya posisi yang menjadi milik Ole Romeny, yang saat ini masih dalam tahap naturalisasi, kemungkinan besar akan ditempati oleh pemain yang baru saja dibeli oleh Oxford United, klub Liga Inggris.
Meskipun lebih sering beroperasi sebagai penyerang sayap kanan, Romeny juga memiliki fleksibilitas untuk ditempatkan sebagai striker tengah, sebuah posisi yang akan sangat krusial untuk menyelesaikan serangan.
Prediksi Formasi Timnas Indonesia (4-2-3-1)
Dengan formasi yang diracik oleh Kluivert, Timnas Indonesia akan mengandalkan kekuatan di lini belakang yang solid, lini tengah yang kreatif, dan serangan yang tajam.
Berikut adalah prediksi formasi lengkap Timnas Indonesia di bawah racikan Patrick Kluivert:
4-2-3-1:
- Kiper: Maarten Paes
- Bek kanan: Kevin Diks
- Bek tengah: Jay Idzes, Mees Hilgers
- Bek kiri: Calvin Verdonk
- Gelandang bertahan: Thom Haye, Jairo Riedewald
- Gelandang serang kanan: Eliano Reijnders
- Gelandang serang tengah: Ivar Jenner
- Gelandang serang kiri: Ragnar Oratmangoen
- Penyerang: Ole Romeny
Dengan formasi ini, Timnas Indonesia diharapkan dapat tampil lebih kompak dan berbahaya di lini serang.
Kehadiran pemain keturunan yang sudah beradaptasi dengan sepak bola Eropa juga menjadi nilai tambah yang tak bisa diabaikan.
Kini, saatnya menunggu bagaimana Kluivert akan mengimplementasikan taktik ini dalam pertandingan resmi. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo