Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tanggapan PSSI Terkait Kasus Utang dan Judi Patrick Kluivert Pelatih Baru Timnas Indonesia: Tidak Ada Bukti Kuat!

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 9 Januari 2025 | 00:25 WIB
Arya Sinulingga, ANggota Exco PSSI
Arya Sinulingga, ANggota Exco PSSI

SOLOBALAPAN.COM - Kabar terkait pelatih baru timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya informasi mengenai keterlibatannya dalam kasus utang judi online yang diduga mencapai angka Rp16 miliar.

Menanggapi hal ini, bagaimana pendapat PSSI terkait masalah tersebut?

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sempat mengonfirmasi bahwa salah satu kandidat pelatih timnas Indonesia adalah Patrick Kluivert.

Kluivert sendiri dikabarkan menjadi pilihan utama untuk menggantikan Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia.

Pelatih asal Belanda yang kini berusia 48 tahun tersebut akan dikontrak untuk dua musim, dengan opsi perpanjangan kontrak.

Patrick Kluivert dijadwalkan akan diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih baru timnas Indonesia pada hari Minggu, 12 Januari 2025.

Kehadirannya di Indonesia menjadi pembicaraan hangat di media sosial, terutama mengenai masa lalu yang pernah menyangkut dirinya dengan kasus judi online.

Hal ini merujuk pada laporan yang menyebutkan bahwa mantan pemain AC Milan tersebut sempat terlibat dalam masalah utang yang cukup besar.

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, dengan tegas membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa tidak mungkin Kluivert terlibat dalam kasus judi online.

"Susah juga ya kami ngomongnya, yang pasti kalau dia terlibat match fixing atau judi, pasti orangnya di blacklist di Eropa," ungkap Arya Sinulingga kepada wartawan.

Arya juga menyampaikan bahwa sebelum memutuskan untuk memilih kandidat pelatih, PSSI selalu melakukan pemeriksaan latar belakang secara mendalam.

PSSI tentu tidak akan sembarangan menunjuk seseorang yang memiliki riwayat masalah yang dapat merugikan timnas Indonesia.

PSSI sebelumnya sempat mempertimbangkan tiga kandidat pelatih lainnya, namun dalam proses wawancara dengan Erick Thohir, hanya Patrick Kluivert yang hadir, sementara dua kandidat lainnya tidak datang.

Oleh karena itu, Kluivert akhirnya terpilih sebagai pelatih baru timnas Indonesia.

Lebih lanjut, Arya Sinulingga menegaskan, "Setahu kami kalau orangnya terlibat skandal apapun itu, pasti sudah di blacklist di Eropa. Jadi ini dia tidak di blacklist di Eropa."

Ia juga memastikan bahwa ketiga kandidat yang dipertimbangkan oleh PSSI tidak memiliki masalah yang membuat mereka tercatat dalam daftar hitam di Eropa.

Namun, media Belanda, De Volkskrant, pernah mengungkapkan bahwa Patrick Kluivert sempat dililit masalah utang judi pada 2011 dan 2012, saat dia menjabat sebagai pelatih tim cadangan di FC Twente.

Kluivert dilaporkan sempat diperas oleh kelompok kriminal terkait utang judi yang menumpuk pada masa tersebut.

Pada saat itu, aktivitas judi dalam konteks pertandingan klub belum dianggap ilegal. Namun, Kluivert tidak diselidiki atas dugaan pengaturan skor.

Beruntung, dia berhasil terbebas setelah sebagian besar utangnya dilunasi.

Kluivert sendiri melalui pengacaranya, Gerard Spong, menegaskan bahwa masalah yang terjadi berkaitan dengan kelompok kriminal dan bukan kesalahan kliennya.

Spong menyebut Kluivert sebagai seorang "korban" dalam situasi tersebut.

Terbaru, sebuah pengungkapan mengejutkan muncul, mengungkapkan bahwa Patrick Kluivert pernah muncul sebagai Brand Ambassador untuk sebuah situs judi online pada tahun 2022 hingga 2023.

Meskipun demikian, Arya Sinulingga kembali menegaskan, "Jadi clear ya dia tidak di blacklist. Kalau di blacklist, tidak mungkin kami panggil."

Penting untuk dicatat bahwa meski masa lalu Patrick Kluivert sempat terlibat dalam permasalahan judi online, tidak ada bukti kuat yang menyatakan bahwa hal tersebut akan memengaruhi kapasitasnya sebagai pelatih.

PSSI, seperti yang diungkapkan oleh Arya Sinulingga, selalu melakukan pengecekan latar belakang secara menyeluruh untuk memastikan bahwa calon pelatih yang dipilih tidak memiliki masalah yang dapat merugikan timnas Indonesia.

Keputusan untuk menunjuk Kluivert juga didasarkan pada potensi dan pengalaman yang dimilikinya dalam dunia sepak bola, yang dianggap cukup untuk membawa kemajuan bagi timnas Indonesia di masa depan. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#timnas indonesia #patrick kluivert #pssi #pelatih baru