SOLOBALAPAN.COM - Dunia sepak bola Indonesia berduka dengan kabar meninggalnya legenda PSM Makassar, Syamsuddin Batola, akibat kecelakaan mobil yang terjadi pada Kamis, 12 Desember 2024.
Syamsuddin Batola merupakan sosok yang sangat berpengaruh dalam sepak bola Makassar, bahkan di Sulawesi Selatan.
Kariernya sebagai pemain sepak bola dimulai pada 1994 hingga 2021, dengan mayoritas waktu dihabiskan bersama PSM Makassar, klub yang sangat dihormatinya.
Syamsuddin pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih Persewangi Banyuwangi pada 28 Agustus 2024.
Pelatih berpengalaman ini dikenal telah melatih beberapa tim besar di Liga Indonesia.
Sebelum bergabung dengan Persewangi, ia pernah menangani sejumlah klub, termasuk PSM Makassar, Persim Maros, dan yang terakhir Persipal Palu di Liga 2 pada tahun 2024.
Dengan lisensi AFC Pro, Syamsuddin memiliki pengalaman yang sangat mumpuni dalam kepelatihan.
Keputusannya untuk melatih Persewangi Banyuwangi yang berlaga di Liga 3 terbilang cukup mengejutkan banyak pihak.
Namun, ia merasa tertarik dengan keseriusan dan ambisi yang ditunjukkan oleh manajemen tim, yang akhirnya membuatnya memutuskan untuk menjadi pelatih Laskar Blambangan.
Keputusan ini juga terjadi di tengah meningkatnya jumlah pelatih asing di Liga Indonesia, khususnya di Liga 1.
Semangat dan komitmen Persewangi Banyuwangi memberikan kesempatan baru bagi Syamsuddin untuk berkarier lebih jauh di daerah yang penuh potensi sepak bola seperti Bumi Blambangan.
Kronologi Kecelakaan dan Meninggalnya Syamsuddin Batolla
Pada Kamis, 12 Desember 2024, Syamsuddin Batolla bersama rombongan tim Persewangi dalam perjalanan menuju Surabaya.
Tujuan mereka adalah menghadiri acara manager meeting yang diselenggarakan oleh Asprov PSSI Jawa Timur, sebagai persiapan untuk Liga 4.
Namun, rombongan yang menaiki mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Ari Mustofa mengalami kecelakaan di Tol Pasuruan - Probolinggo.
Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Imet Chaerudin Tamsil, mengonfirmasi bahwa Syamsuddin Batola meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, sementara Ari Mustofa mengalami luka-luka.
Setelah kecelakaan, Syamsuddin segera dilarikan ke RS Mohammad Saleh Kota Probolinggo. Sayangnya, nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Sementara itu, Ari Mustofa dilaporkan mengalami luka ringan. Proses penyelidikan kasus ini kini ditangani oleh Sat Lantas Polres Probolinggo.
Karier Pemain dan Prestasi
Karier sepak bola Syamsuddin Batola sebagai pemain dimulai dari Timnas U-16 pada 1985, kemudian melanjutkan kiprahnya di berbagai klub, termasuk:
- 1987-1988: Pelita Jaya Jakarta
- 1988-1994: PKT Bontang
- 1994-2001: PSM Makassar
Beberapa prestasi gemilang dalam karier pemainnya antara lain:
- 1998: Juara bersama Pelita Jaya Jakarta
- 1991: Winner Cup Asia bersama PKT Bontang
- 2000: Juara bersama PSM Makassar
- 2001: PSM Makassar mencapai perempat final Liga Champions Asia
Setelah pensiun dari dunia pemain, Syamsuddin beralih ke dunia kepelatihan dan memberikan kontribusi besar bagi PSM Makassar, antara lain:
- 2018: Juara Indonesia Cup sebagai Asisten Pelatih
- 2021: Semifinal Menpora Cup sebagai Kepala Pelatih
- 2022: Semifinal AFC Cup sebagai Kepala Pelatih
- 2023: Juara Liga Indonesia sebagai Asisten Pelatih
Kepergian Syamsuddin Batolla tentu meninggalkan luka mendalam bagi dunia sepak bola Indonesia, terutama bagi para penggemar sepak bola di Makassar dan Sulawesi Selatan.
Sebagai legenda, kontribusinya baik di lapangan maupun di luar lapangan akan selalu dikenang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo