Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Perjalanan Karir Rizky Ridho dari Jual Ayam hingga Kini Jadi Pemain dengan Nilai Pasar Tertinggi di Liga 1 Musim Ini

Didi Agung Eko Purnomo • Minggu, 8 Desember 2024 | 19:49 WIB
Aksi Rizky Ridho usai cetak gol ke gawang Filipina.
Aksi Rizky Ridho usai cetak gol ke gawang Filipina.

SOLOBALAPAN.COM - Rizky Ridho Ramadhani kini memegang status sebagai pemain dengan harga termahal di Liga 1 Indonesia untuk musim 2024/2025.

Kepastian tersebut tercatat setelah nilai pasar bek Persija Jakarta dan Timnas Indonesia itu mengalami lonjakan yang signifikan pada Desember 2024.

Mengacu pada data yang dirilis oleh situs Transfermarkt, nilai pasar Rizky Ridho saat ini tercatat mencapai 500 ribu euro.

Jika dikonversi ke dalam rupiah, angka ini setara dengan sekitar Rp 8 miliar.

Sebelumnya, harga pasar Rizky Ridho hanya tercatat sebesar 425 ribu euro.

Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar 75 ribu euro, yang merupakan angka yang cukup besar bagi pemain berusia 23 tahun ini.

Dengan nilai pasar yang kini mencapai 500 ribu euro, Rizky Ridho berhasil merebut posisi pemain termahal di Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Dia menggeser posisi Alexis Messidoro, pemain asing dari Dewa United FC, yang sebelumnya memiliki nilai pasar 450 ribu euro namun kini turun menjadi 400 ribu euro (sekitar Rp 6,6 miliar).

Alexis Messidoro pun kini berada di urutan ketiga dalam daftar pemain termahal Liga 1 Indonesia.

Nilai pasarnya yang sama kini dimiliki oleh beberapa pemain lain, termasuk bek PSM Makassar, Tang Verde, dan Yuran Fernandes, serta Marc Klok, gelandang naturalisasi Persib Bandung, yang melengkapi lima besar daftar pemain termahal.

Meskipun berada di posisi teratas, Rizky Ridho tidak memiliki pesaing yang terlalu jauh di belakangnya.

Pemain asal Meksiko, Francisco Rivera, yang kini membela Persebaya Surabaya, menjadi pesaing terdekatnya dengan nilai pasar sebesar 450 ribu euro atau setara Rp 7,5 miliar.

Menariknya, perjalanan Rizky Ridho menuju posisi ini tidaklah mudah.

Dulu, saat ia membela Persebaya Surabaya, Rizky sempat merasakan kesulitan ekonomi yang membuatnya harus berjualan ayam dan mengantarkan pesanan kepada pelanggan.

Cerita ini dibagikan oleh Rizky Ridho dalam sebuah sesi bincang-bincang dengan Riphan Pradipta dan Mamat Alkatiri di kanal YouTube Sport77 Official.

Rizky Ridho mengungkapkan bahwa perjuangannya dimulai saat ia berhasil menembus tim senior Persebaya Surabaya.

Namun, tepat saat itu Liga 1 terhenti akibat pandemi Covid-19, yang membuatnya kehilangan penghasilan.

Untuk mengatasi kesulitan finansial tersebut, Rizky Ridho ikut membantu sang kakak berjualan ayam, bahkan ia sendiri yang mengantar pesanan ke rumah pelanggan.

Namun, setelah Piala Menpora 2021, nama Rizky Ridho mulai meroket.

Ia mendapat panggilan dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Sejak saat itu, kariernya semakin bersinar dan Rizky akhirnya bergabung dengan Persija Jakarta dengan kontrak yang nilainya disebut mencapai miliaran rupiah per musim.

Perjuangan dan kerja kerasnya selama masa-masa sulit kini berbuah manis.

Rizky Ridho kini menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Indonesia, dan mengingat usianya yang masih muda, ada kemungkinan nilai kontraknya akan terus meningkat di masa depan, terutama dengan statusnya sebagai andalan Timnas Indonesia.

Seiring dengan peningkatan kualitas permainan dan kontribusinya di level internasional, ia diperkirakan akan terus menjadi sosok yang sangat berharga di dunia sepak bola Indonesia. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#liga 1 #ayam #perjalanan karir #Rizky Ridho #nilai pasar