Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Fans Rizky Ridho Khawatir Jika Bek Timnas Indonesia Gabung FC Tokyo, Sebut Cuma Jadi Penaik Followers?

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 3 Desember 2024 | 00:49 WIB
Rizky Ridho bek Persija Jakarta dan Timnas Indonesia.
Rizky Ridho bek Persija Jakarta dan Timnas Indonesia.

SOLOBALAPAN.COM - Rizky Ridho, bek Timnas Indonesia yang juga bermain untuk Persija Jakarta, kabarnya kini menjadi perhatian klub Jepang, FC Tokyo.

Namun, banyak penggemar yang memberi saran kepada Ridho untuk berpikir matang jika tawaran itu benar-benar datang.

Saat ini, Rizky Ridho sedang menjalani musim keduanya bersama Persija setelah pindah dari Persebaya Surabaya dengan status bebas transfer.

Pemain berusia 23 tahun ini masih terikat kontrak dengan Persija Jakarta hingga 30 Juni 2026, seperti yang tercatat di Transfermarkt.

Jika FC Tokyo ingin mendatangkan Ridho, mereka harus siap mengeluarkan dana transfer, mengingat kontraknya yang masih tersisa sekitar 1,5 tahun.

Nilai pasar pemain ini, yang per 15 Juli 2024 tercatat sekitar Rp8,5 miliar, membuat FC Tokyo kemungkinan besar perlu menyiapkan dana sekitar Rp12 miliar untuk mengamankan jasa Ridho.

Menurut laporan dari akun X @FCTokyoEn, selain Rizky Ridho, FC Tokyo juga tengah mengincar dua pemain lainnya yang berasal dari Liga Jerman.

Mereka adalah Muroya Sei dari Hannover dan penyerang Timi Thiele dari klub divisi tiga Jerman, Energie Cottbus.

Walaupun FC Tokyo berencana memperkuat tim dengan Muroya dan Thiele, belum ada rencana yang pasti terkait transfer Ridho.

Penggemar Indonesia pun khawatir bahwa Rizky Ridho bisa saja hanya dijadikan alat promosi, mengingat sejarah pemain Indonesia di Jepang yang terkadang tidak sesuai harapan.

Namun, meski mendapat perhatian positif dari beberapa pihak, ketertarikan FC Tokyo terhadap Rizky Ridho tidak lepas dari kritik keras netizen Indonesia.

Beberapa dari mereka melarangnya untuk menerima tawaran tersebut.

Alasannya, mereka khawatir ia akan mengikuti jejak beberapa pemain Indonesia lainnya yang hanya sekadar menjadi "penaik followers" di media sosial tanpa memberikan dampak signifikan di lapangan.

Salah satu contoh yang sering dijadikan acuan adalah Pratama Arhan, yang sempat bermain untuk Tokyo Verdy di J League 2, serta pemain lainnya seperti Justin Hubner yang bergabung dengan Cerezo Osaka.

Kedua pemain ini, meskipun mendapat perhatian besar di media sosial, namun kesuksesan mereka di klub asing masih dipertanyakan, dan kontribusinya di lapangan belum memberikan dampak yang diharapkan.

Netizen khawatir bahwa hal yang sama bisa terjadi pada Rizky Ridho jika ia bergabung dengan FC Tokyo.

Mereka mengingatkan bahwa penting bagi pemain muda untuk mempertimbangkan kesempatan yang benar-benar dapat mengasah kemampuan mereka, bukan sekadar berangkat ke luar negeri untuk mengejar popularitas di dunia maya.

Namun, ada juga pihak yang mendukung langkah Rizky Ridho untuk berkarir di luar negeri, dengan harapan bahwa pengalaman bermain di liga Jepang akan meningkatkan kualitasnya.

FC Tokyo, sebagai klub dengan sejarah panjang dan pengelolaan yang profesional, dianggap dapat memberikan pelatihan dan kesempatan bermain yang berharga bagi perkembangan kariernya.

Di sisi lain, Rizky Ridho sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait minat FC Tokyo.

Banyak yang berharap ia dapat membuat keputusan yang bijak dan fokus pada pengembangan kemampuan agar bisa membawa nama baik Indonesia di kancah internasional. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#fc tokyo #Rizky Ridho #fans