SOLOBALAPAN.COM - Timnas Indonesia akan berlaga di Piala AFF 2024, namun ada beberapa pemain yang sayangnya tidak dipanggil untuk memperkuat tim.
Salah satunya adalah kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, yang dikenal sebagai penjaga gawang andalan di Liga 1 Indonesia.
Keputusan pelatih Shin Tae-yong untuk tidak memanggil Ernando bukan tanpa alasan, melainkan karena faktor cedera yang sedang dialami oleh kiper muda tersebut.
Berikut ini adalah beberapa faktor yang menjelaskan mengapa Ernando Ari absen di Piala AFF 2024.
1. Cedera Bahu yang Dialami Ernando
Pada 23 Oktober 2024, Ernando Ari mengalami cedera bahu kiri saat pertandingan Liga 1 antara Persebaya Surabaya melawan PSM Makassar.
Cedera tersebut terjadi setelah Ernando mencoba menangkap bola tendangan bebas yang mengarah ke tiang jauh gawang Persebaya.
Sayangnya, bola tidak dapat tertangkap dengan sempurna, dan Ernando terlibat dalam benturan dengan pemain PSM, Luis Marcelo Herrera.
Akibatnya, bahu kiri Ernando mengalami dislokasi.
Momen tersebut menjadi viral di media sosial ketika Ernando terlihat memperbaiki dislokasi bahunya sendiri di tengah pertandingan, menunjukkan sikap tegar dan profesional.
Meskipun tim medis Persebaya sudah melakukan pemeriksaan, cedera tersebut masih memerlukan waktu pemulihan yang belum pasti.
Karena itu, pelatih Shin Tae-yong terpaksa memilih untuk tidak memanggil Ernando untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, mengingat cedera yang dideritanya dan ketidakpastian waktu pemulihan.
2. Pemulihan Cedera yang Belum Selesai
Setelah mengalami cedera bahu, Ernando sempat dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam rangka Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Namun, karena masih dalam tahap pemulihan, ia terpaksa absen dari kesempatan tersebut.
Begitu juga dengan Piala AFF 2024, di mana meskipun Ernando dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di Liga 1, kondisi fisiknya yang belum pulih sepenuhnya menjadi faktor utama mengapa ia tidak dapat dipanggil. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo