SOLOBALAPAN.COM - Marselino Ferdinan, pemain Timnas Indonesia, menjadi pusat perhatian setelah mencetak dua gol yang membawa Indonesia menang 2-0 atas Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Keberhasilan tersebut menjadikannya bintang dalam pertandingan tersebut.
Selain gol-golnya, salah satu momen yang mendapat sorotan adalah selebrasinya setelah mencetak gol kedua pada menit ke-57.
Marselino merayakan dengan menutup mulut menggunakan jari telunjuk, yang seolah memberi isyarat agar orang diam, yang diduga ditujukan untuk para pengritiknya.
Selebrasi itu kemudian dilanjutkan dengan lari kecil menuju lintasan atletik di Stadion GBK, di mana ia duduk santai di kursi lipat seakan melepas lelah.
Tindakan ini menarik perhatian banyak fotografer yang langsung mengabadikan momen tersebut.
Menanggapi selebrasinya, Marselino menegaskan bahwa tidak ada maksud tertentu di balik gerakannya, terutama saat menutup mulut dengan jari telunjuk.
"Tidak ada maksud apa-apa, itu natural saya saja. Saya biasa lakukan itu di AFC U-23, waktu cetak gol lawan Yordania," ungkapnya, seperti yang dikutip dari Antara.
Namun, Marselino tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai makna dari selebrasi duduk di kursi di lintasan atletik tersebut.
Tindakan tersebut mengingatkan beberapa orang pada selebrasi serupa yang pernah dilakukan oleh pemain muda Manchester United, Alejandro Garnacho, yang sering duduk di papan iklan setelah mencetak gol di hadapan pendukung MU.
Usai pertandingan, Marselino juga memberikan pujian untuk taktik yang diterapkan oleh pelatih Shin Tae-yong.
Ia merasa bahwa strategi sang pelatih membuat permainan tim lebih solid dan lebih baik dibandingkan pertandingan sebelumnya melawan Jepang.
"Taktik Coach Shin sangat baik, yang kita lakukan hari ini hampir sempurna," ujar Marselino, yang baru berusia 20 tahun itu.
Dengan dua gol tersebut, Marselino kini sudah mencetak lima gol untuk Timnas Indonesia senior, sejak debutnya pada Januari 2022 saat melawan Timor Leste dalam laga uji coba.
Gol-gol ini juga menandai akhir dari penantian panjang, karena gol terakhir yang ia cetak untuk timnas senior adalah saat melawan Irak pada Januari lalu dalam turnamen Piala Asia.
Selain mencetak gol, Marselino tampil impresif di pertandingan tersebut.
Menurut data dari Sofascore, ia mencatatkan 36 sentuhan bola, 11 umpan dengan akurasi 64 persen, serta empat tembakan ke gawang, termasuk satu tembakan yang membentur tiang.
Ia juga memenangkan enam dari 15 duel lapangan, satu duel udara dari dua kesempatan, dan melakukan satu sapuan, satu intersep, serta empat tekel selama 78 menit bermain.
Atas penampilan gemilang tersebut, Marselino Ferdinan pun dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan melawan Arab Saudi pada tanggal 19 November 2024. (did)