SOLOBALAPAN.COM - Kiper FC Augsburg, Daniel Klein, yang kini bermain di Bundesliga 2024-2025, menyatakan minatnya untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain berusia 23 tahun ini bahkan siap mengikuti seleksi guna membuktikan kemampuannya di hadapan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
"Saya akan sangat tertarik jika kesempatan itu datang untuk membela Timnas Indonesia. Merupakan sebuah kehormatan bisa mewakili negara ibu saya," ungkap Daniel Klein.
Lebih lanjut, Daniel menambahkan, "Saya terbuka untuk mengikuti seleksi terlebih dahulu agar bisa menunjukkan kemampuan saya kepada Timnas Indonesia."
Daniel Klein juga mengungkapkan bahwa Fardy Bachdim, yang dikenal sebagai perwakilan PSSI dalam mengurus pemain keturunan, pernah menghubunginya mengenai kemungkinan bergabung dengan Timnas Indonesia.
Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut lebih lanjut.
"Saya pernah dihubungi Fardy Bachdim terkait kemungkinan ini (bergabung dengan Timnas Indonesia),” kata Klein, yang memiliki tinggi badan 191 cm.
Klein, yang memiliki darah Indonesia-Jerman, mewarisi keturunan Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Bali.
Sebelumnya, Daniel Klein menempuh pendidikan sepakbola di akademi Hoffenheim dan sempat bermain untuk tim kedua Hoffenheim II.
Pada musim panas 2021, ia pindah ke FC Augsburg, meskipun belum mendapat kesempatan bermain di tim utama.
Hingga kini, Daniel Klein lebih banyak bermain di tim kedua FC Augsburg yang berlaga di Liga 4 Jerman, dengan catatan 20 kali penampilan.
Pada musim lalu, ia dipinjamkan ke SV Sandhausen yang bermain di Liga 3 Jerman, dan tampil dalam delapan pertandingan.
Dengan usianya yang masih muda, 23 tahun, Daniel Klein bisa menjadi pesaing yang serius bagi kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang kini bermain untuk FC Dallas.
Jika ia bergabung dengan Timnas Indonesia, Klein akan menghadapi persaingan ketat untuk merebut posisi utama di bawah mistar gawang.
Pantas untuk ditunggu apakah PSSI akan segera mendekati Daniel Klein dan memanfaatkan potensi yang dimilikinya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo