Menurut laporan yang dirilis oleh Corriere dello Sport, manajemen AC Milan tidak tinggal diam dan langsung bertindak cepat untuk mencegah Tijjani Reijnders meninggalkan San Siro.
Langkah ini menunjukkan betapa pentingnya peran Tijjani dalam skuat Milan, terutama di tengah ketatnya persaingan di Serie A.
Dalam kabar terbaru, manajemen AC Milan berencana untuk meningkatkan gaji pemain asal Belanda ini.
Mereka siap menaikkan remunerasi Tijjani Reijnders dari 1,8 juta euro menjadi 3 juta euro per tahun, yang setara dengan sekitar Rp50 miliar.
Langkah ini diharapkan bisa membuat Tijjani merasa lebih dihargai dan tetap bertahan bersama Rossoneri untuk jangka panjang.
Selain itu, laporan dari Milan News menyebutkan bahwa Manchester City tengah mencari pemain yang bisa mengisi posisi kosong di lini tengah, terutama sebagai pengganti Rodri yang dirumorkan akan pindah ke klub lain.
Ini menunjukkan bahwa Tijjani tidak hanya menarik perhatian klub-klub Spanyol, tetapi juga Inggris, yang melihat potensinya sebagai gelandang masa depan yang cerah.
"Barcelona juga menunjukkan ketertarikan yang besar untuk merekrut Tijjani Reijnders," tambah laporan media Italia, menandakan bahwa persaingan untuk mendapatkan pemain ini semakin ketat.
Dengan demikian, masa depan Tijjani di AC Milan menjadi sangat menarik untuk diperhatikan.
Tijjani Reijnders sendiri telah menunjukkan performa yang menjanjikan di AC Milan meskipun ini adalah musim debutnya di Serie A Italia.
Ia bergabung dengan AC Milan dari klub AZ pada Juli 2023 dan telah berhasil beradaptasi dengan baik dalam skema permainan yang diterapkan oleh pelatih.
Dia telah mencatatkan 61 penampilan, di mana ia berhasil mencetak 6 gol dan memberikan 9 assist.
Meskipun kedatangan Paulo Fonseca tidak mengubah statusnya, Tijjani tetap menjadi andalan di lini tengah tim.
"Kehadirannya sangat signifikan bagi tim, dan kontribusinya di lapangan membuatnya menjadi salah satu pemain kunci," ulas Cult of Calcio. (did)