Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Update Naturalisasi Kevin Diks, PSSI Ragukan Bisa Tampil November karena Transisi Pemerintahan, Fix Tahun Depan?

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 31 Oktober 2024 | 23:51 WIB
Kevin Diks pemain FC Copenhagen.
Kevin Diks pemain FC Copenhagen.

SOLOBALAPAN.COM - PSSI memberikan update terbaru mengenai proses naturalisasi pemain FC Copenhagen, Kevin Diks.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa Kevin diharapkan dapat bergabung dengan tim nasional Indonesia pada Maret 2025.

Arya menjelaskan bahwa saat ini Kevin Diks sedang dalam tahap naturalisasi untuk menjadi warga negara Indonesia.

Namun, proses ini belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat karena pemerintahan Prabowo Subianto yang baru terbentuk.

“Kami masih dalam proses, dan karena pemerintahannya baru saja dibentuk, kami optimis Maret bisa terwujud,” ungkap Arya pada Rabu (30/10), seperti yang dilansir dari Antara.

Pemerintahan Prabowo Subianto resmi mulai bekerja pada 20 Oktober lalu, dan ada banyak perubahan dalam susunan kabinet yang terjadi.

“Pemerintahan masih dalam tahap awal. Kabinet juga mengalami perubahan, dengan kementerian hukum dan HAM yang sebelumnya satu kini dibagi menjadi tiga. Jadi, saat ini semuanya masih dalam proses konsolidasi,” tambahnya.

Arya juga menambahkan bahwa selain faktor pemerintahan yang baru, ada beberapa hal lain yang membuat Kevin Diks belum dapat menyelesaikan proses naturalisasi dan berpartisipasi dalam pertandingan kualifikasi bulan November.

“Kesempatan Kevin untuk bermain di November tampaknya sulit. Jika ia ingin tampil, data harus sudah masuk paling lambat tujuh hari sebelum pertandingan.

Jika pertandingan dijadwalkan pada tanggal 15, maka data harus masuk paling lambat pada tanggal 8 atau 7. Jika tanggal 7, berarti dia harus menjalani sumpah dan proses pembuatan KTP serta urusan imigrasi dan lain-lain,” jelasnya.

Dengan demikian, jika semua berjalan sesuai rencana, Diks berpeluang untuk tampil dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2026, saat Indonesia melawan Australia dan Bahrain.

 

Mengenai peluang Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, Arya berharap timnas Garuda dapat memanfaatkan sebaik-baiknya sisa pertandingan, terutama empat laga yang akan digelar di kandang.

“Sekarang kita masih memiliki enam pertandingan, di mana empat di antaranya akan berlangsung di kandang dan dua lainnya di luar, yaitu melawan Jepang dan Australia.

Jadi, kita harus meraih poin maksimal di empat laga tersebut, khususnya saat menghadapi Bahrain dan China,” ungkap Arya.

Ia menekankan bahwa satu-satunya cara untuk meningkatkan peluang lolos ke Piala Dunia adalah dengan menang di laga kandang.

“Tidak ada pilihan lain, kita harus menang di kandang, terutama setelah kekalahan saat tandang di China.

Pertandingan melawan Arab Saudi juga sangat penting, kita harus mendapatkan tiga poin. Hal yang sama berlaku untuk laga melawan Jepang; kami harus mengumpulkan poin untuk bisa bersaing di empat besar,” tegasnya. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#naturalisasi #pssi #Kevin Diks