SOLOBALAPAN.COM - Pemain asal Belanda, Kevin Diks, telah mencapai kesepakatan dengan PSSI untuk memulai proses naturalisasi agar ia dapat menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Namun, ada pertanyaan mengenai kapan proses ini akan selesai dan apakah bek dari FC Copenhagen itu bisa tampil memperkuat Timnas Indonesia melawan Jepang bulan depan.
Kevin Diks mengungkapkan persetujuannya untuk menjadi WNI setelah melakukan tradisi bersalaman dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Tradisi ini telah menjadi kebiasaan, di mana setiap individu yang bersalaman dengan Erick akan menjalani proses naturalisasi.
Di akun Instagramnya, Erick juga menyambut kedatangan Kevin Diks di Jakarta dan memberikan ucapan selamat datang kepada Timnas Indonesia.
"Makan siang bersama pemain FC Copenhagen yang memiliki keturunan Indonesia, dan tak lupa bersalaman. Selamat datang di Timnas Indonesia, Kevin Diks," tulis Erick Thohir di akun Instagramnya kemarin.
Selain bersalaman, Kevin Diks juga telah menyelesaikan beberapa langkah awal untuk proses naturalisasinya.
Dia telah menjalani tes medis dan mengurus dokumen serta administrasi yang diperlukan.
Namun, ini baru permulaan dan masih ada banyak langkah yang harus dilalui Kevin Diks agar bisa menjadi WNI.
Proses serupa juga telah dilalui oleh para pemain naturalisasi lainnya, seperti Sandy Walsh, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, Mees Hilgers, dan Eliano Reijnders.
Setelah semua dokumen lengkap, berkas Kevin Diks akan diajukan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Di Kemenpora, dokumen tersebut akan diperiksa sebelum diajukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).
Proses di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) sangat penting.
Di sini, berkas dan persyaratan Kevin Diks akan ditelaah secara mendalam oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.
Jika tahapan ini berhasil dilalui, dokumen tersebut akan diteruskan ke Badan Intelijen Negara, kemudian ke Kementerian Sekretariat Negara, dan akhirnya sampai ke Presiden.
Di tingkat presiden, kepala negara akan mengajukan surat permohonan pertimbangan untuk pemberian kewarganegaraan RI kepada DPR RI.
Proses ini cukup rumit dan bisa memakan waktu lama, karena Kevin Diks perlu mengikuti rapat kerja dengan Komisi III dan X untuk mendapatkan rekomendasi, yang kemudian harus disetujui oleh DPR RI.
Saat ini, tahapan di tingkat presiden dan DPR RI menjadi perhatian, terutama karena bulan ini akan ada peralihan kepemimpinan.
Pada 20 Oktober mendatang, Prabowo Subianto akan dilantik sebagai presiden RI yang baru, menggantikan Joko Widodo.
Dengan demikian, sulit untuk memperkirakan seberapa cepat proses naturalisasi Kevin Diks akan berjalan.
Setelah melewati tahapan di Kemenkum HAM, masih ada langkah-langkah tambahan yang memerlukan Surat Keputusan Presiden (Keppres) sebelum ia dapat menjalani sumpah sebagai WNI.
Berbeda dengan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, yang menjalani proses naturalisasi dengan cepat—hanya membutuhkan waktu kurang dari sebulan untuk mendapatkan status WNI—Diks menghadapi tantangan yang lebih panjang.
Hilgers dan Reijnders menjadi dua pemain tercepat dalam proses ini, dan percepatan mereka dilakukan agar bisa tampil di laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Usaha tersebut berhasil, karena mereka telah melakukan debut bersama Timnas Indonesia melawan Bahrain.
Untuk Kevin Diks, saat ini Timnas Indonesia dijadwalkan akan melawan Tiongkok pada Selasa (15/10) mendatang, dan dipastikan bahwa Diks tidak akan bisa berpartisipasi dalam laga tersebut.
Laga berikutnya untuk Timnas Indonesia dijadwalkan pada 15 dan 19 November mendatang melawan Jepang dan Arab Saudi, sehingga waktu yang tersisa hanya sebulan lagi.
Jika prosesnya berjalan sama seperti yang dialami Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, ada kemungkinan Kevin Diks dapat bermain melawan Jepang.
Namun, dengan adanya masa transisi pergantian kepala negara saat ini, percepatan naturalisasi menjadi sebuah pertanyaan besar.
Saat ini, semua tergantung pada keputusan pemerintah pusat.
Namun, satu hal yang pasti: jika Kevin Diks dapat segera menjadi WNI dan bergabung dengan Timnas Indonesia pada bulan November, hal itu akan menjadi tambahan amunisi yang sangat berharga bagi tim. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo