SOLOBALAPAN.COM - Ragnar Oratmangoen mungkin bukanlah bintang lapangan seperti Maarten Paes, yang mengawali debutnya dengan penampilan mengesankan.
Namun, gol tunggal Timnas Indonesia lahir berkat tendangan Ragnar, meskipun sempat mengenai Sandy Walsh.
Sejak awal babak pertama hingga turun minum, terjadi banyak momen menegangkan yang membuat suasana semakin intens.
Cuaca panas juga menjadi tantangan, menyebabkan beberapa pemain kelelahan, termasuk Rafael Struick yang tampak memerah akibat kelelahan dan panasnya cuaca.
Salah satu momen yang menarik perhatian para penggemar adalah duel satu lawan satu antara Ragnar Oratmangoen dan salah satu pemain Arab Saudi, Al-Bulayhi.
Pemain Al-Hilal ini terkenal sebagai pemain keras yang pernah membuat beberapa pemain dunia merasa marah.
Contohnya, Son Heung Min, pemain Korea Selatan, pernah emosional karena rambutnya ditarik oleh bek tengah Arab Saudi tersebut.
Namun, Ragnar Oratmangoen, pemain FCV Dender, tampak tidak terganggu sedikit pun oleh ancaman dari lini tengah Arab Saudi.
Keberaniannya di lapangan mencuri perhatian dan menunjukkan ketangguhannya.
Ragnar Oratmangoen menunjukkan ketangguhannya dalam duel satu lawan satu yang terekam dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @timnasfever.
Dalam video tersebut, Ragnar dan Al-Bulayhi bertemu dua kali di lapangan.
Pada duel pertama, Ragnar tampak dikurung oleh Al-Bulayhi, namun ia tetap berdiri tegak sambil mengontrol bola.
Tak lama kemudian, Ragnar membalas dengan mendorong Al-Bulayhi untuk menciptakan ruang saat ia hendak mengambil bola.
Dorongan ini ternyata efektif, karena Al-Bulayhi justru terjatuh. Para penggemar pun merespons dengan penuh canda, mengomentari momen tersebut dengan berbagai guyonan.
Kepala botak Ragnar Oratmangoen pun menjadi bahan canda para penggemar, yang memplesetkan bahwa kepala botaknya berfungsi sebagai pelindung dari jambakan Al-Bulayhi.
“Untung Wak haji botak yak, jadi gabisa dijambak dia,” tulis netizen.
“Didepan Wak haji dia (AL-Bulayhi) ga bisa tengil ” tulis netizen yang lain.
Indonesia berhasil meraih satu poin di kandang Arab Saudi pada Jumat, 6 September 2024, dan kini menduduki posisi keempat dalam klasemen Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo