SOLOBALAPAN.COM - PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah melaksanakan drawing atau pembagian grup untuk Liga 2 musim 2024/2025. Acara tersebut berlangsung di Jakarta pada Rabu (25/7/2024).
Kompetisi Liga 2 dijadwalkan mulai bergulir pada bulan September mendatang. Sebanyak 26 tim telah dibagi ke dalam tiga grup berdasarkan letak geografis mereka.
Dari 26 tim yang berpartisipasi, 17 di antaranya merupakan tim yang bertahan di Liga 2 musim lalu.
Selain itu, terdapat tiga tim yang terdegradasi dari Liga 1, yaitu Persikabo 1973, Bhayangkara FC, dan Rans FC.
Tambahan enam tim yang baru promosi dari Liga 3 meliputi Adhyaksa Farmel, Dejan FC, Persikas, Persibo, Persikota, dan Persiku.
Format penentuan gelar juara dan promosi ke Liga 1 masih akan menggunakan sistem babak delapan besar seperti musim lalu.
Kedelapan klub yang lolos ke babak ini terdiri dari tiga besar dari Grup 1 dan Grup 2, serta dua tim teratas dari Grup 3.
Terdapat Fakta Unik yang akan tercipta di Liga 2 musim 2024/2025 ini. Berikut Solobalapan.com ulas fakta unik tersebut:
1. Eks Klub Tarkam Vs Eks Juara Liga 1
Di Grup 1 terdapat fakta unik bahwa terdapat mantan klub tarkam yang lolos ke Liga 2. Klub tersebut yakni Dejan FC.
Klub yang bermarkas di Depok ini secara mengejutkan mampu lolos sebagai enam besar Liga 3 yang berhak mendapatkan tiket Liga 2.
Dejan yang baru saja merilis logo baru yang lebih profesional kini satu grup dengan mantan juara Liga era ISL yakni Sriwijaya FC.
Ya, Sriwijaya diketahui belum berhasil untuk kembali ke kasta tertinggi sejak terdegradasi tahun 2018.
Sriwijaya merupakan juara ISL tahun 2007 dan 2011.
2. Derby Muria
Yang tak kalah seru, di grup 2 terdapat derby Muria yang melegenda di kota lereng gunung Muria yakni Jepara, Pati dan Kudus.
Ketiga tim ini berada di Grup yang sama yakni Grup 2.
Masuknya Persiku Kudus ke Liga 2 praktis menambah gairah derby Muria di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia.
Sebelumnya, derby Muria hanya melibatkan Persijap dan Persipa, namun dengan kehadiran Persiku, persaingan di derby ini menjadi semakin sengit.
3. Derby Papua
Di grup 3 akan terjadi pula derby yang cukup panas yang mempertemukan kembali Persewar Waropen dan Persipura Jayapura.
Apalagi, persewar diperkuat oleh legenda Persipura dan Timnas Indonesia yakni Boaz Solossa.
Persipura memiliki asa untuk kembali ke kasta tertinggi apalagi berstatus sebagai Juara bertahan dengan mengoleksi 4 Trofi Liga Indonesia.
4. Derby Aparat Penegak Hukum
Musim depan, akan tercipta satu laga menarik bertajuk Derby Penegak Hukum di Liga 2.
Hal itu karena Adhyaksa Farmel klub milik Kejaksaan satu grup dengan Bhayangkara FC, Dimana dimiliki oleh Kepolisian.
Sekadar mengingatkan, Bhayangkara FC adalah salah satu dari tiga klub yang terpaksa turun kasta ke Liga 2, bersama dengan Rans Nusantara FC dan Persikabo 1973.
Sebagai kampiun Liga 1 2017, Bhayangkara FC hanya mampu finis di peringkat kedua dari bawah, yakni posisi ke-17, pada tabel klasemen akhir musim lalu.
Pembagian Grup Liga 2 2024/2025:
Grup 1: Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, PSPS Riau, Sriwijaya FC, PSKC Cimahi, Persikota Tangerang, Dejan FC, Persikabo 1973, FC Bekasi.
Grup 2: Persikas Subang, Persekat Tegal, Bhayangkara FC, Persijap Jepara, Persiku Kudus, Persipa Pati, PSIM Yogyakarta, Nusantara FC, Adhyaksa Farmel.
Grup 3: Rans FC Nusantara, Persibo Bojonegoro, Persela Lamongan, Gresik United, Deltras FC, Persipal Palu, Persewar Waropen, Persipura Jayapura. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo