SOLOBALAPAN.COM - Kisah unik antara Lamine Yamal dan Lionel Messi kini melanjutkan perjalanannya di atas lapangan hijau, di mana keduanya akan berhadapan sebagai bagian dari tim Spanyol dan Argentina.
Sebelumnya, mereka memiliki momen yang tak terlupakan pada tahun 2007, ketika Messi pernah memandikan Yamal.
Persitiwa itu terjadi saat Barcelona mengadakan pemotretan untuk kalender amal, yang mempertemukan keduanya dalam situasi yang tak terduga.
Saat itu, Messi yang masih berusia sekitar 20 tahun, bertemu dengan Lamine yang baru beberapa bulan pasca kelahirannya.
Setelah 18 tahun sejak momen unik tersebut, Lamine Yamal dan Lionel Messi akan kembali bertemu dalam peran yang sama sebagai pesepakbola profesional.
Keduanya akan saling berhadapan dalam ajang Finalissima 2025, di mana Spanyol sebagai juara Piala Eropa 2024 akan menghadapi Argentina yang meraih gelar Copa America 2024.
Kompetisi ini dirancang untuk mempertemukan juara Eropa dengan juara Amerika, dan edisi 2025 akan menjadi ajang pertemuan kembali bagi Messi dan Yamal.
Dua bintang dengan perbedaan usia yang mengemban peran penting dalam membawa Argentina dan Spanyol meraih gelar di benua mereka masing-masing.
Yamal kini dijuluki sebagai bocah ajaib dengan keterampilan yang mirip dengan Messi ketika masih muda.
Pada Piala Eropa 2024, dia bersama timnas Spanyol berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan Inggris 2-1 di final.
Selama ajang ini, Lamine Yamal juga berhasil menunjukkan performa gemilangnya dan akhirnya meraih gelar pemain muda terbaik.
Sementara itu, Lionel Messi yang sudah tidak lagi muda berhasil meraih gelar Copa America 2024 setelah mengalahkan Kolombia 1-0 di final.
Meskipun belum ada jadwal resmi yang diumumkan untuk Finalissima antara Spanyol vs Argentina, diperkirakan pertandingan akan berlangsung pada bulan Juni atau Juli 2025 mendatang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo