SOLOBALAPAN.COM - Sebelum musim kompetisi 2024/25 dimulai, klub FC Bekasi City milik Atta Halilintar mendapat sorotan negatif setelah menonaktifkan akun Instagramnya.
Kabar ini pertama kali muncul melalui cuitan dari akun @MafiaWasit di platform media sosial X pada Senin (8/7) pagi.
Perhatian terhadap klub tersebut semakin meningkat ketika @MafiaWasit mengomentari video yang menampilkan dua mantan pemain FC Bekasi City, Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya, sedang melakukan sesi pemanasan di pusat kebugaran.
Video ini diunggah ulang oleh akun @setya__budi_ dan telah disaksikan sebanyak 120 ribu kali dengan 524 likes.
Interaksi ini dimulai dari pernyataan Zulham Zamrun yang mengungkapkan keinginannya untuk bermain untuk salah satu tim Liga 1.
Kabar tersebut memperkuat spekulasi dan membuat perbincangan ramai di media sosial tentang masa depan klub dan pemain-pemainnya menjelang musim baru.
Cuitan dari akun @MafiaWasit mengenai nonaktifnya akun Instagram FC Bekasi City telah memicu berbagai reaksi dari pengguna media sosial.
Beberapa menanggapinya dengan candaan, seperti cuitan dari @andreasstrp yang mengusulkan klub berganti nama menjadi PSS Sukolilo.
Sementara @Bang_guffy menyatakan bahwa klub mulai redup sejak fokus Atta Halilintar beralih ke Pendekar United.
Namun, ada juga tanggapan serius terhadap kejadian ini. Menurut @Indostransfer di media sosial X dikutip Solobalapan.com pada (9/7), akun Instagram resmi FC Bekasi City, @fcbekasi, sudah tidak dapat ditemukan dalam pencarian selama sekitar tiga hari.
Jika benar FC Bekasi City, yang dimiliki oleh selebriti Atta Halilintar, bubar, hal ini bisa berdampak pada Liga 2 musim 2024/25.
Musim sebelumnya, Liga 2 memiliki 28 tim yang dibagi menjadi empat grup. Kemungkinan adanya perubahan dalam jumlah klub atau format kompetisi bisa terjadi jika klub ini benar-benar menghentikan operasinya.
Sejarah FC Bekasi City memang menarik perhatian dengan perjalanan yang berliku sebelum akhirnya bermarkas di Bekasi dan dimiliki oleh selebriti Atta Halilintar.
Klub ini awalnya didirikan di Gresik dengan nama Putra Sinar Giri. Mulai dari status tim tarkam (antarkampung) yang mengambil slot dari klub Putra Ijen FC asal Jember, FC Bekasi City berhasil menembus Liga 2 pada tahun 2020.
Setelah mencapai Liga 2, klub kemudian pindah ke Pati, Jawa Tengah setelah diakuisisi oleh Safin Group. Di Pati, klub berganti nama menjadi Putra Safin Group Pati FC.
Namun, sebelum sempat bermain di Liga 2 karena kompetisi dihentikan akibat pandemi COVID-19, klub mengalami lagi perubahan nama dari PSG Pati menjadi AHHA PS Pati setelah diakuisisi oleh Atta Halilintar bersama pengusaha muda Putra Siregar.
Pada tahun 2022, setelah berbagai perubahan nama dan pindah homebase, pemilik baru FC Bekasi City, yaitu Atta Halilintar dan Putra Siregar, memutuskan untuk menetapkan Bekasi sebagai homebase tetap klub ini. Bersamaan dengan itu, nama klub diubah menjadi FC Bekasi City.
sampai saat ini, pihak manajemen belum mengeluarkan statemen resmi apakah klub milik Atta Halilintar ini akan tetap bermain di kompetisi Liga 2 2024/25 dengan nama FC Bekasi City, atau pindah homebase dan berganti nama kembali. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo