SOLOBALAPAN.COM - Timnas Indonesia U-16 menghadapi ujian berat ketika bertemu Australia dalam semifinal Piala AFF U-16.
Pertandingan ini digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Senin (1/7/2024) malam pukul 19.30 WIB.
Raihan Apriansyah, bek tengah Timnas Indonesia U-16, terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua sebelum babak pertama berakhir.
Pada awal pertandingan, Timnas Indonesia langsung mencetak gol cepat melalui Muhammad Zahaby Gholy pada menit ketiga.
Gol ini tercipta setelah Gholy memanfaatkan umpan silang dari Mathew Baker dengan tandukan yang mengarah langsung ke gawang Australia, membuat skor menjadi 1-0 untuk Indonesia.
Australia kemudian memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti pada menit ke-20, namun keputusan ini akhirnya dibatalkan oleh wasit setelah berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR).
Sebagai gantinya, Australia hanya mendapat tendangan bebas di dekat kotak penalti setelah keputusan penalti sebelumnya dibatalkan oleh VAR. Amlani Tatu menjalankan eksekusi tendangan bebas tersebut dengan baik dan berhasil mencetak gol, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pada menit ke-27, Indonesia terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Raihan Apriansyah mendapatkan kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap Amlani Tatu.
Kondisi ini membuat Timnas Indonesia harus berjuang lebih keras untuk mempertahankan posisinya dalam pertandingan tersebut.
Terlepas dari itu, Raihan Apriansyah adalah seorang pemain sepak bola muda berbakat yang lahir di Sumedang pada tanggal 17 April 2008.
Saat ini berusia 16 tahun, Raihan berperan sebagai bek tengah dalam Timnas Indonesia U-16, dan memberikan kontribusi yang besar dalam menjaga kekokohan lini pertahanan tim.
Dengan tinggi badan mencapai 189 cm, Raihan merupakan salah satu pilar utama di belakang bersama dengan pemain lain seperti Fabio Azka Irawan, Panji Apriawan, dan Ryan Baker.
Berkat kinerja solid mereka, Timnas Indonesia U-16 telah meraih beberapa kemenangan tanpa kebobolan.
Raihan Apriansyah telah bergabung dengan klub Dewa United Youth sejak 1 Agustus 2023, menunjukkan perkembangan karirnya yang terus meningkat di tingkat klub juga.
Meskipun harus meninggalkan lapangan karena kartu merah, Raihan Apriansyah tetap memberikan kontribusi besar dalam pencapaian Timnas Indonesia U-16 lolos ke Semifinal Piala AFF U-16 ini.
Pada pertandingan pertama mereka di Grup A melawan Singapura, Raihan Apriansyah menampilkan performa yang cemerlang di lini belakang.
Dalam duetnya bersama Putu Panji di tengah pertahanan, mereka berhasil membuat barisan penyerang Timnas Singapura U-16 kesulitan dan frustrasi.
Di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada malam Jumat (21/6/2024), Timnas Indonesia U-16 meraih kemenangan telak dengan skor tiga gol tanpa balas, dan ini tidak lepas dari kontribusi Raihan Apriansyah, yang lahir di Sumedang pada 17 April 2008.
Raihan Apriansyah sangat paham akan peran dan instruksi dari pelatihnya. Pemain muda berpostur tinggi 189 cm ini tidak hanya menjadi andalan di lini belakang, tetapi juga sering turun ke depan terutama pada situasi bola mati.
Dia telah beberapa kali berhasil mencetak gol melalui duel udara di kotak penalti lawan, baik dalam pertandingan di level klub maupun uji coba bersama timnas.
Profil Raihan Apriansyah
- Nama: Raihan Apriansyah Sudrajat
- Tanggal lahir / Umur: 17 Apr 2008 (16)
- Tempat kelahiran: Sumedang Indonesia
- Tinggi: 1,89 m
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Posisi: Bek - Bek-Tengah
- Kaki dominan: kanan
- Klub Saat Ini: Dewa United FC Youth (did)