Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Daftar 27 Atlet Indonesia yang Akan Bertanding di Olimpiade Paris 2024: Cabor Bulutangkis Kirim Wakil Paling Banyak!

Didi Agung Eko Purnomo • Minggu, 30 Juni 2024 | 21:56 WIB
Poster H-30 Road to Olympics 2024
Poster H-30 Road to Olympics 2024

SOLOBALAPAN.COM - Pada Olimpiade Paris 2024 yang akan digelar pada bulan Juli mendatang, Indonesia akan diwakili oleh 27 atlet dari 11 cabang olahraga yang telah berhasil mengamankan tempat.

Cabang olahraga yang telah menyumbangkan atletnya termasuk panahan, panjat tebing, menembak, senam, selancar ombak, dayung, angkat besi, bulu tangkis, sepeda, judo, dan atletik.

Dikutip dari laman resmi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia, berikut ini adalah daftar sementara atlet Indonesia yang telah berhasil lolos ke Olimpiade Paris 2024:

  1. Arif Dwi Pangestu (Panahan)
  2. Diananda Choirunisa (Panahan)
  3. Rezza Oktavia (Panahan)
  4. Syifa Nurafifah Kamal (Panahan)
  5. Desak Made Rita Kusuma Dewi (Panjat tebing)
  6. Rahmad Adi Mulyono (Panjat tebing)
  7. Veddriq Leonardo (Panjang tebing)
  8. Rajiah Salsabillah (Panjat tebing)
  9. Fathur Gustafian (Menembak)
  10. Rifda Irfanaluthfi (Senam)
  11. Rio Waida (Selancar ombak)
  12. La Memo (Dayung)
  13. Eko Yuli Irawan (Angkat besi)
  14. Rizki Juniansyah (Angkat besi)
  15. Nurul Akmal (Angkat besi)
  16. Rinov Rivaldi (Bulu tangkis)
  17. Pitha Haningtyas Mentari (Bulu tangkis)
  18. Jonatan Christie (Bulu tangkis)
  19. Anthony Sinisuka Ginting (Bulu tangkis)
  20. Gregoria Mariska Tunjung (Bulu tangkis)
  21. Apriyani Rahayu(Bulu tangkis)
  22. Siti Fadia Silva (Bulu tangkis)
  23. Fajar Alfian (Bulu tangkis)
  24. Muhammad Rian Ardianto (Bulu tangkis)
  25. Benyamin van Aert (Sepeda)
  26. Maryam March Maharani (Judo)
  27. Lalu Muhammad Zohri (Atletik).

Sebagaimana dilansir dari laman resminya, Olimpiade Paris 2024 akan diselenggarakan mulai tanggal 26 Juli hingga 11 Agustus 2024.

Maskot Resmi Olimpiade Paris 2024

Olympic Phryge, Maskot Resmi Olimpiade Paris 2024.
Olympic Phryge, Maskot Resmi Olimpiade Paris 2024.

 

Olympic Phryge, maskot resmi Olimpiade Paris 2024, memakai warna biru, putih, dan merah, sejalan dengan bendera Perancis, dan menampilkan logo emas Olimpiade Paris 2024 di dadanya.

Motto dari Olympic Phryge dan Paralympic Phryge adalah: "Alone we go faster, but together we go further" (Sendirian kita melangkah lebih cepat, namun bersama-sama kita melangkah lebih jauh).

Motto ini mencerminkan bagaimana maskot dan masyarakat dunia dapat meningkatkan diri dengan bekerja sama satu sama lain.

Baca Juga: Memuji Timnas Indonesia Meski Gagal Lolos Olimpiade, Ini yang Dikatakan Presiden FIFA Kepada Masyarakat Indonesia

Prestasi Indonesia di Olimpiade Sebelumnya

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Prestasi ini tidak hanya mempertahankan tradisi Indonesia dalam meraih emas, tetapi juga mencatat sejarah baru sebagai pasangan ganda putri Indonesia pertama yang mencapai final olimpiade dan meraih medali emas.

Dengan tambahan ini, Indonesia berhasil mengumpulkan total 5 medali dalam Olimpiade Tokyo 2020, terdiri dari 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Prestasi ini mengingatkan pada medali pertama yang Indonesia raih pada Olimpiade Seoul 1988.

Perolehan medali perak dari cabang olahraga panahan menjadi satu-satunya medali yang dibawa pulang oleh Indonesia pada Olimpiade Seoul 1988, menempatkan Indonesia di peringkat 36 dari 159 negara peserta pada saat itu.

Empat tahun kemudian, Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pertama di Olimpiade Barcelona 1992, yang merupakan tonggak sejarah bagi olahraga Indonesia di kancah internasional.

Pada Olimpiade Barcelona tersebut, Indonesia berhasil mengumpulkan total 2 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu, semuanya dari cabang olahraga bulu tangkis.

Medali emas pertama diraih oleh Susi Susanti dan Alan Budikusuma dalam nomor tunggal putri dan tunggal putra.

Di Olimpiade Atlanta 1996, bulu tangkis Indonesia sekali lagi menunjukkan kehebatannya dengan menyumbang 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Medali emas diraih oleh pasangan ganda putra Rexy Mainaky dan Ricky Subagja, yang berhasil menaklukkan lawan-lawannya dengan permainan yang gemilang.

Prestasi mereka menjadi puncak dari penampilan gemilang Indonesia dalam cabang bulu tangkis di Olimpiade tersebut.

Selain itu, Indonesia juga meraih medali perak dari cabang tunggal putra dan dua medali perunggu dari cabang ganda putra dan tunggal putri.

Dengan demikian, Olimpiade Atlanta 1996 menjadi salah satu momen bersejarah di mana bulu tangkis Indonesia kembali mengukir prestasi membanggakan di arena internasional.

Di era tahun 2000-2008, Indonesia berhasil menyumbang medali olimpiade melalui cabang olahraga angkat besi.

Prestasi ini menandai kontribusi signifikan dari atlet-atlet Indonesia di ajang olahraga tertinggi di dunia.

Pada Olimpiade London 2012, meskipun Indonesia tidak berhasil meraih medali emas, namun negara ini tetap sukses membawa pulang 2 medali perak dan 1 medali perunggu dari para atlet angkat besi.

Prestasi ini menunjukkan ketangguhan dan konsistensi para lifter Indonesia di tingkat internasional.

Sementara itu, pada Olimpiade Rio 2016, Indonesia kembali meraih medali emas melalui pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir dalam cabang bulu tangkis.

Mereka berhasil menambahkan medali emas ke koleksi Indonesia dengan penampilan yang gemilang di ajang tersebut.

Selain itu, dua medali perak berhasil diraih oleh lifter putri Sri Wahyuni Agustiani dan lifter putra Eko Yuli Irawan dalam cabang angkat besi.

Prestasi mereka menjadi bukti keunggulan Indonesia dalam olahraga angkat besi di tingkat olimpiade. (Did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#paris #atlet #olimpiade #olahraga #bulutangkis