SOLOBALAPAN.COM - Menyaksikan pertandingan melawan Filipina, terlihat bahwa Timnas Indonesia U-16 mengalami beberapa kesulitan di babak pertama.
Namun, Coach Nova mampu mengubah situasi yang kurang baik di babak pertama menjadi permainan yang mengesankan di babak kedua.
Di babak kedua, Timnas U-16 berhasil mengendalikan permainan sepenuhnya dengan menerapkan sistem permainan yang cepat dan terorganisir, bermain dari kaki ke kaki secara efektif.
Pertunjukan Timnas U-16 di ajang AFF U-16 menunjukkan bahwa Coach Nova Arianto telah berhasil menyerap banyak hal dari gaya manajerial Shin Tae-Yong.
Dalam pertandingan melawan Filipina, Timnas Indonesia awalnya menggunakan formasi 4-3-3 tetapi kesulitan mencetak gol karena kurangnya ketenangan dan efektivitas dalam mengeksekusi peluang di depan gawang lawan.
Beruntungnya, pada babak kedua, kecerdasan taktis Coach Nova terlihat saat ia membaca permainan lawan dengan baik dan mengubah formasi menjadi 4-4-2.
Keputusan untuk memasukkan beberapa pemain kunci seperti Mierza berhasil mengubah gaya permainan tim Garuda secara signifikan.
Berkat perubahan tersebut, Timnas Indonesia menciptakan lebih banyak peluang dan meningkatkan efektivitas mereka di lapangan, menghasilkan tiga gol yang menentukan kemenangan mereka atas Filipina.
Nova Arianto sendiri sebelumnya telah menjadi asisten dari Shin Tae-Yong sebelum akhirnya dipercaya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-16.
Sejak Shin Tae-Yong bergabung sebagai pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto telah menjadi asistennya, dan kerja sama mereka berdua telah berlangsung selama lebih dari empat tahun.
Nova Arianto banyak belajar dari Shin Tae-Yong, yang terbukti dari ungkapannya saat ia mengucapkan terima kasih kepada Shin Tae-Yong setelah ditunjuk sebagai pelatih Timnas U-16.
"Terima kasih juga kepada Coach Shin Tae-Yong atas dukungannya. Kita akan memperbaiki dari dasar, agar para pemain lebih siap ketika mereka naik ke level yang lebih tinggi," kata Coach Nova seperti dikutip dari situs resmi PSSI.
Shin Tae-Yong, sebagai seorang pelatih berpengalaman yang kaya akan strategi dan taktik, seringkali mengubah formasi timnya dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
Dia bisa menggunakan formasi 5-3-2, 3-4-3, atau 4-4-2 tergantung pada analisisnya terhadap permainan lawan.
Coach Nova menerapkan pendekatan yang mirip dengan yang dilakukan Shin Tae-Yong pada pertandingan Timnas Indonesia U-16 melawan Filipina baru-baru ini.
Timnas U-16 asuhan Nova Arianto berhasil meraih kemenangan dengan mencetak enam gol dan tidak kebobolan dalam dua pertandingan yang telah dimainkan.
Performa impresif Timnas Indonesia U-16 mendapatkan pujian dari pelatih Filipina yang baru saja mengalami kekalahan dari mereka.
"Terima kasih telah memberikan kami kesempatan yang sangat bagus untuk bermain sepak bola tingkat tinggi melawan Indonesia. Para pemain saya masih berusia 15 tahun, 14 tahun, hanya selisih satu tahun dengan tim Indonesia," kata Yuki Matsuda.
Sementara itu kubu Laos, tim yang akan menghadapi Indonesia dalam laga ketiga menyatakan penghargaan mereka terhadap kekuatan Timnas Indonesia.
"Dalam pertandingan selanjutnya, kami tahu Indonesia adalah tim yang kuat. Kami harus bermain dengan hati-hati terlebih dahulu, dan mungkin kami bisa bersama-sama mencari tiket lolos. Saya pikir begitu. Indonesia adalah salah satu tim yang saya kagumi," ujar Kanlaya Symsomvang.
"Mereka memiliki kekuatan dan kecepatan, dan kami ingin meniru gaya permainan mereka. Kami ingin berkembang langkah demi langkah untuk bisa bermain sepak bola modern seperti mereka," tambahnya.
Sebagai informasi Pertandingan antara Laos dan Timnas Indonesia akan berlangsung pada Match Day ketiga Grup A di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis, 27 Juni 2024, pukul 19.30 WIB. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo