SOLOBALAPAN.COM - Nama Mauresmo Hinoke menjadi sorotan karena penampilannya yang mencolok bersama Timnas Indonesia U-20 dalam ajang Toulon Cup 2024 di Prancis.
Meskipun berasal dari FC Dordrecht U-21, dia menarik perhatian karena keterampilan individunya yang sangat mencolok dibandingkan dengan rekan-rekannya di Timnas Indonesia U-20.
Pada pertandingan melawan Jepang U-19, Mauresmo Hinoke berhasil menarik perhatian dengan kemampuannya dalam menggiring bola, mampu melewati 2-3 pemain lawan setiap kali dia menguasai bola.
Meskipun hanya mencetak satu gol dalam lima pertandingan Toulon Cup 2024, Mauresmo Hinoke telah disarankan oleh banyak pencinta sepakbola Tanah Air untuk segera memperkuat Timnas Indonesia senior.
Untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia senior, winger berusia 19 tahun ini harus menjalani proses naturalisasi terlebih dahulu.
Laga terdekat untuk Timnas Indonesia senior adalah babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan dimulai pada September 2024.
Dengan waktu yang masih tersedia sebelum September 2024, PSSI memiliki kesempatan untuk menyelesaikan proses naturalisasi bagi winger yang lincah ini.
Andai diberi kesempatan Shin Tae-yong, Mauresmo Hinoke muncul sebagai versi baru dari Lamine Yamal untuk Timnas Indonesia. Kepribadian Lamine Yamal telah menarik perhatian penggemar sepakbola dunia.
Meskipun baru berusia 16 tahun, Lamine Yamal telah menonjol sebagai salah satu pemain kunci Barcelona musim ini.
Dalam 51 pertandingan yang dia mainkan di semua kompetisi, Lamine Yamal berhasil mencetak tujuh gol dan memberikan 11 assist.
Kontribusinya juga sangat berarti bagi Timnas Spanyol, di mana Lamine Yamal telah mencatatkan dua gol dan lima assist dari sembilan penampilannya bersama mereka.
Bahkan, ia berhasil mencatat satu assist saat Spanyol mengalahkan Kroasia dengan skor 3-0 pada pertandingan pertama Grup B Euro 2024.
Fakta ini menunjukkan bahwa Lamine Yamal tidak merasa minder meskipun berhadapan dengan bintang-bintang top dunia.
Kini, pertanyaannya adalah apakah Shin Tae-yong memberi kesempatan Mauresmo Hinoke sebagai versi Lamine Yamal-nya untuk Timnas Indonesia? Pertanyaan ini tentu menarik untuk ditunggu jawabannya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo