SOLOBALAPAN.COM - Ernando Ari langsung memberi klarifikasi terkait kegaduhan yang dilatar belakangi oleh pernyataannya baru-baru ini.
Ia mengatakan soal adanya pemain titipan dalam seleksi Timnas Indonesia U-16 beberapa tahun lalu.
Kiper andalan Timnas Indonesia tersebut mengatakan dalam kanal youtube Sport77 Official, bahwa terdapat pemain titipan dalam proses seleksi Timnas Indonesia U-16 saat itu.
Menurut Ernando, dia sempat gagal terpilih dalam seleksi Timnas U-16 karena ada pemain titipan yang diloloskan selama proses seleksi.
"Jadi ada orang iming-iming, 'anak saya mau berkarier ke luar negeri.' Sumpah, depan muka saya digituin. Dan aku sampai sekarang kayak percuma. Akhirnya saya kan nggak lolos," ucap Ernando pada kanal tersebut.
Tidak sedikit orang yang terkejut dengan pernyataan Ernando ini karena Fakhri adalah salah satu pelatih yang sering menekankan pentingnya kejujuran dalam proses pembentukan tim.
Setelah itu, Ernando menyadari bahwa pernyataannya telah menimbulkan kekacauan. kiper berusia 21 tahun ini memberikan penjelasan tentang pernyataannya tersebut.
Dalam klarifikasi yang dimuatnya juga di akun instagram miliknya, Ernando Ari beri klarifikasi rinci bahwa yang maksud saat gagal memasuki timnas Indonesia U-16 karena pemain titipan itu bukan Fakhri Husaini.
Ernando mengatakan bahwa saat itu ia gagal dalam seleksi karena ada pemain titipan di daerah dan orang daerah yang menyeleksi mereka.
Oleh karena itu, ia dengan tegas menyatakan bahwa pelatih Fakhri Husaini tidak melakukan seleksi langsung ke daerah saat itu.
Namun, ada seleksi di daerah, dan pada saat itu, ia gagal masuk ke timnas U-16 Indonesia untuk bertemu langsung dengan Fakhri Husaini.
Ia juga memohon maaf kepada Fakhri karena kesalahpahaman tersebut.
Begini isi klarifikasi Ernando Ari:
Selamat malam, saya Ernando Ari ingin mengklarifikasi mengenai potongan video saya yang ramai mengenai saat saya sedang mengikuti seleksi Timnas U-16.
Bahwasanya yang saya maksud saat itu ialah saat saya mengikuti seleksi daerah/kota, seleksi daerah/kota tersebut tidak dilakukan oleh Coach Fakhri Husaini yang saat itu berstatus sebagai Pelatih Kepala Timnas U-16.
Yang saya ingin sampaikan ialah, saya tidak lolos dalam seleksi daerah/kota untuk timnas U-16 yang saat itu dinahkodai oleh Coach Fakhri Husaini, bukan saya tidak lolos dalam seleksi yang dilakukan langsung oleh coach Fakhri Husaini.
Adapun saya memohon maaf jika terjadi kesalahpahaman maksud dalam ucapan saya terutama kepada Coach Fakhri Husaini. Saya menghormati beliau sebagai salah satu pelatih yang berjasa dalam mengembangkan dan mendukung karir saya sampai saat ini.
Semoga kekeliruan ini dapat dipahami dan menjadi catatan bagi kita semua, terutama bagi saya sendiri untuk dapat menyampaikan sesuatu dengan sangat jelas dalam ruang publik agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.
Salam Hormat,
Ernando Ari
Ernando sudah berbicara langsung dengan Fakhri selain memberikan klarifikasi secara terbuka.
Ernando meminta maaf dan menjelaskan kesalahpahaman tersebut.
Seperti yang dijelaskan Ernando dalam klarifikasinya, orang yang memantau waktu itu bukan Fakhri secara langsung. Ketika ia mengikuti seleksi di Subang.
Ernando juga meminta izin kepada Fakhri untuk memberikan klarifikasi kepada publik agar kegaduhan dapat segera berakhir. (did)