SOLOBALAPAN.COM - Justin Hubner, bek andalan Timnas Indonesia, memuji Shin Tae-yong sebagai pelatih yang berani dan cerdas.
Lantaran ia merasa bahwa pelatih Timnas Indonesia itu berani memainkan pemain muda dan mampu memaksimalkan kemampuan anak asuhnya.
Baik di tim senior maupun U-23, Justin Hubner adalah pemain penting Timnas Indonesia. Pemain keturunan Belanda dan Indonesia ini tampil sangat baik di lini pertahanan dan sering membantu serangan.
Terbaru, Justin Hubner turut andil menjadi pemain Timnas Indonesia yang mencetak sejarah di Kualifikasi Piala Dunia.
Sebab, tim Garuda berhasil melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Hasil positif di laga terakhir kontra Filipina membuat Timnas Indonesia menempati posisi kedua di Grup F dengan 10 poin.
Asnawi Mangkualam dkk pun menemani Irak ke putaran ketiga dan lolos otomatis ke putaran final Piala Asia 2027.
Sementara itu, Justin Hubner mengaku bahwa memiliki pengalaman yang luar biasa saat dilatih Shin Tae-yong.
Menurutnya, hal ini membuatnya selalu bermain di setiap pertandingan Timnas Indonesia.
"Sebenarnya, saya punya pengalaman yang sangat bagus dengan pelatih sejauh ini. Tentu saja, saya sekarang memainkan setiap pertandingan," kata Justin Hubner dikutip dari YouTube Prestige Productions, Minggu (16/6).
Pemain yang bermain untuk Cerezo Osaka di liga tertinggi Jepang itu juga menyatakan bahwa Shin Tae-yong adalah pelatih yang sangat cerdas.
karena, menurut Justin Hubner, pelatih asal Korea Selatan itu memahami kelebihan dan kekurangan pemainnya.
"Jadi tentu saja aku menyukainya sekarang, menurutku dia sangat cerdas. Dia tahu betul apa yang kami bisa dan apa yang kami tidak bisa lakukan," ungkap Hubner.
Justin Hubner mengatakan bahwa orang-orang harus memahami keadaan Timnas Indonesia, karena berisi pemain muda.
Ia menyatakan bahwa tidak banyak pelatih yang memberikan kepercayaan kepada pemain muda.
"Dia bermain dengan pemain yang sangat muda di lapangan jadi saya juga bilang padanya, Anda harus menghormati itu," sambung Hubner.
"Karena menurut saya, tidak banyak pelatih yang akan bermain dengan tim muda. Jadi saya pikir dia memiliki pemikiran yang sangat bagus dalam sepak bola," pungkasnya.
Saat menghadapi Irak dan Filipina, dua pemain tertua di Timnas Indonesia adalah Thom Haye dan Jordi Amat.
Sementara yang tersisa adalah pemain muda yang saat ini sedang berkembang. (did)