SOLOBALAPAN.COM - Pratama Arhan, penggawa tim nasional Indonesia, menyambut kedatangan Calvin Verdonk.
Dia percaya bahwa posisinya di Timnas Indonesia tidak akan terancam oleh kedatangan Verdonk.
Calvin Verdonk telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan bakal memperkuat Timnas Indonesia.
Proses naturalisasi Calvin Verdonk memang sudah disetujui di sidang Paripurna DPR RI. Kini pemain asal Belanda tersebut tinggal menunggu proses perpindahan Federasi.
Seperti diketahui, Calvin Verdonk memiliki posisi yang sama dengan pemain Suwon FC, Pratama Arhan yakni posisi bek kiri.
Kedatangan Calvin Verdonk untuk membela Timnas Garuda disambut baik oleh Arhan Pratama.
“Tentunya bagus buat saya juga, bagus buat timnas juga. Karena emang persaingan di tim bagus," ujar Arhan ke awak media.
Arhan percaya bahwa persaingan yang semakin ketat akan mendorong setiap pemain, termasuk dirinya sendiri, untuk terus meningkatkan kemampuan mereka. Mantan pemain PSIS Semarang ini melihatnya dengan positif.
“Menurutku bisa meningkatkan skillku , bisa berkembang lagi, dan bisa belajar dari pemain baru,” jelas Pratama Arhan.
Verdonk telah mengikuti latihan Timnas Indonesia sebelum dua pertandingan lanjutan Grup F Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang akan melawan Irak pada tanggal 6 Juni dan Filipina pada tanggal 11 Juni.
Untuk itu, Shin Tae-yong resmi memanggil tiga bek kiri, dan bertambah satu lagi dari jalur naturalisasi.
Calvin Verdonk lah yang jadi nama terbaru yang masuk, setelah menjalani sumpah WNI pada Selasa (4/6) malam WIB.
Musim ini, Verdonk bermain sebagai bek kiri di NEC Nijmegen, yang menempati peringkat enam Eredivisie, satu strip di bawah Ajax.
Calvin menjadi bagian penting dari skuad Nijmegen, dengan mengoleksi 33 penampilan serta mencatatkan dua gol dan dua assist.
Dengan kemampuannya itu, ia diprediksi akan menjadi bek kiri nomor satu di Timnas Indonesia.
Lantaran, Nathan Tjoe-A-On tidak bermain reguler untuk Swansea City dan SC Heerenveen, dan Shayne Pattynama baru saja terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belgia di KAS Eupen.
Padahal, Nathan dan Shayne merupakan bek kiri yang belakangan rutin menjadi starter di timnas Indonesia.
Terlepas dari pemain Naturalisasi, Pratama Arhan adalah bek kiri terbaik di sepak bola Indonesia saat ini.
Saat Nathan dibutuhkan di posisi lain, Ia menjadi andalan di Piala Asia 2023 saat Pattynama telat bergabung dan Piala Asia U-23 2024.
Pada laga terbaru melawan Tanzania, Shin Tae-yong menjadikan Shayne Pattynama sebagai oilihan bek kiri utama, dan Arhan menjadi pelapis.
Saat ini, Edo Febriansah yang masih dipanggil pada skuad terakhir bulan Maret di laga Kualifikasi Piala Dunia ini ia terpental.
Edo selama ini menjadi satu-satunya bek kiri di timnas yang masih bermain di Liga 1, walau hanya menjadi pelapis.
Kembali ke Arhan, Pengalaman bermain yang dimiliki Arhan Pratama di Liga Jepang dan Kore a Selatan membuatnya memiliki mental baja untuk menerima segala pilihan Shin Tae-yong demi kemajuan Timnas Indonesia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo