SOLOBALAPAN.COM - Persibo Bojonegoro, tim fenomenal asal Jawa Timur yang pernah menghebohkan karena menjadi tim yang meraih gelar juara Piala Indonesia pada tahun 2012.
Sebagai tim yang awalnya dianggap underdog, Persibo saat itu dijuluki dengan The Giant Killer. Berkat keberhasilan Persibo menumbangkan tim-tim besar saat itu seperti Persik Kediri, Arema Malang, hingga Pelita Jaya.
Berkat penampilan impresif tersebut, skuad Laskar Angling Dharma-julukan Persibo, berhak tampil di kompetisi bergengsi tim asia, AFC Cup 2013.
Ini adalah trofi kedua Persibo dalam tiga tahun terakhir saat itu. Sebelumnya, mereka memenangi trofi juara Liga Indonesia Divisi Utama musim 2009/2010.
Kemudian, Persibo berhak untuk promosi ke ISL musim 2010/2011, sebelum akhirnya memilih untuk bermain di IPL.
Setelah menjuarai Piala Indonesia tersebut, Persibo tampil di kejuaraan Asia, AFC Cup. Namun naas nasib Persibo harus berjalan tragis.
Persibo tergabung di grup F bersama tim New Radiant dari Maladewa, Yangon United dari Myanmar, dan Sunray Cave JC Sun Hei dari Hong Kong.
Tim-tim di grup F di atas kertas memiliki standar yang di bawah rata-rata tim tradisional Indonesia pada saat itu. Mereka juga percaya bahwa persibo memiliki asa untuk melangkah jauh.
Namun, fakta menunjukkan hal yang berbeda. Laskar Angling Dharma mengalami lima kekalahan dan satu hasil imbang dalam enam pertandingan. Mereka mencetak lima gol dan kebobolan 39 gol.
Karena aturan FIFA yang mengharuskan satu tim bermain dengan minimal tujuh pemain, wasit menghentikan pertandingan yang berakhir dengan skor 8-0.
Setelah ditelusuri ternyata para pemain Persibo mengalah di pertandingan tersebut dengan berpura-pura cedera.
PSSI kemudian mengambil tindakan tegas dengan menghukum beberapa pemain dan ofisial Persibo.
Persibo Bojonegoro mengaku kesulitan finansial karena tak memiliki sponsor dan tak punya pendanaan sehingga hanya bisa membawa 12 pemain saja.
Kemudian, karena kesulitan secara finansial tersebut, persibo tak mampu meneruskan kompetisi hingga akhirnya terdegradasi ke kasta terbawah Liga Indonesia (Liga 3)
Kini, Persibo kembali bangkit dengan lolos ke liga 2 musim 2024-2025. Setelah sebelumya di tahun 2023 menjadi juara Liga 3 Regional Jawa Timur, Persibo berhasil bermain cemerlang di babak Liga 3 Nasional.
Pencapaian ini tak lepas dari perjuangan semua lini Persibo Bojonegoro mulai dari manajemen,official,pemain dan suporter Persibo.
Saat ini Persibo sedang memperebutkan tempat untuk bisa lolos ke final Liga 3 Nasional dan juga memperebutkan juara Liga 3 Nasional.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo