Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Keseriusan Waanal Brother FC Demi Bisa Promosi ke Liga 2: Diperkuat Banyak Pemain Eks Liga 2

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 23 Mei 2024 | 22:23 WIB
Logo Liga 3 dan Waanal Brothers
Logo Liga 3 dan Waanal Brothers

SOLOBALAPAN.COM - Waanal Brothers atau WBFC, tim sepak bola Indonesia yang berasal dari Kampung Waa Banti, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Kini, sedang berjuang di Liga 3 Nasional untuk bisa lolos Liga 2.


Waanal Brothers FC didirikan oleh Four Brothers, yakni Ray, Joe, Jason, dan Randy Manurung yang lahir besar di Tembagapura, Kabupaten Mimika.


Pada tahun 2018, Ray Manurung ditunjuk langsung oleh Kemenpora menjadi manajer Timnas Pelajar U-15 yang akan mengikuti turnamen IBER CUP Portugal.

Dalam ajang tersebut, Timnas Pelajar dilatih oleh Coach Aples Tecuari mampu bersaing dan mendapatkan juara ketiga.

Selepas dari Portugal, Four Brothers akhirnya ingin mengembangkan sepak bola di tanah kelahirannya, Papua.


Pada tahun 2019, Four Brothers berinisiatif menghubungi semua orang tua dari para pemain timnas U-15 agar mengizinkan anak-anaknya bergabung dengan klub yang akan didirikan oleh Four Brothers yakni Waanal Brothers FC.

Atas persetujuan orang tua tersebut, sebagian besar anak-anak kembali dan bergabung dengan Waanal Brothers FC (WBFC).

Akhirnya, pada tahun 2022, WBFC ikut serta di Liga 3 zona Papua di bawah pelatih kepala Rochy Putiray. Namun gagal mendapatkan juara.


Harapan akhirnya muncul di Liga 3 zona Papua 2023, yang mana di musim ini WBFC berhasil menjuarai Liga 3 Provinsi Papua. Dalam sembilan pertandingan, WBFC mencatatkan diri tak terkalahkan oleh 9 tim lainnya.


Raihan ini membawa WBFC lolos ke babak Nasional.  Liga 3 2023/2024 putaran Nasional di mulai di babak 80 besar.

WBFC punya catatannya lumayan impresif, yakni dua kali menang saat melawan Persip Pekalongan 1-0 (1/5) dan PSBL Langsa 4-0 (3/5). Ditambah dua kali seri, kala melawan PSN Ngada 2-2 (29/4) dan Asiop FC 2-2 (5/5).

Di babak 32 besar, langkah WBFC kembali mengejutkan. Tim ini berhasil menang telak 7-1 atas PS Palembang (11/5).

Kemudian, catatan tak terkalahkan dilanjutkan dengan imbang melawan tim Papua lainnya, Persipani Paniai 1-1 (13/5), dan ditutup dengan kemenangan meyakinkan Labura Hebat FC 4-0 (15/5).


saat ini, WBFC berjuang di babak 16 besar akan digelar 21 Mei, yang mana WBFC masuk grup A. Bersanding melawan Persibo Bojonegoro, PSM Madiun, dan Persikas Kabupaten Subang.

WBFC telah menargetkan mendapat tiket promosi ke Liga 2. Salah satu caranya adalah dengan lolos masuk hingga minimal ke posisi enam besar.

Bicara soal peluang, tentu skuad WBFC cukup menjanjikan. Kombinasi pemain asli Papua dan dari luar Papua membawa kekuatan tim ini.

Menariknya ada empat eks penggawa Persis Solo yang jadi kekuatan di WBFC musim ini. Mulai dari M. Wahyu, Dimas Galih, Dwi Cahyono dan kiper Ade Chandra.


Ade Candra Sena adalah kiper Persis Solo saat Liga 2 2018. Setelah dari Persis Solo dia sempat bergabung dengan Cilegon United (2019), Bandung United (2020), dan Persijap Jepara (2022). Tahun ini dia bergabung dengan klub asal Papua, yakni Waanal Brothers (WBFC).

Sementara Dimas Galih adalah striker asal Sukoharjo yang sempat membela Persis Solo di musim 2015, dan di Liga 2 2019 hingga 2020.

Setelah dari Persis Solo, dia sempat bergabung dengan PSS Sleman (2021), PSPS Riau (2021), Hizbul Wathan (2022), dan Kalteng Putra (2022/2023). Saat ini dia tengah bergabung dengan Waanal Brother FC di Liga 3.


Selanjutnya, Dwi Cahyono, pemain yang sempat membela Persis Solo di Liga 2 2019. Setelahnya, ia bergabung dengan PSCS Cilacap (2020), Putra Delta Sidoarjo (2022), dan Malut United (2023). Saat ini dia tengah bergabung dengan Waanal Brothers FC asal Papua.


Terakhir, Kapten WBFC saat ini adalah Wahyu Fitriyanto. Namanya cukup santer terdengar di telinga masyarakat Solo, karena pernah jadi kapten tim.

Baca Juga: 16 Besar Liga 3 Nasional: Tak Bisa Diremehkan! 757 Kepri Jaya Fc, Wakil Kepulauan Riau yang Siap Ciptakan Kejutan

Pertama  ia pernah membela Laskar Sambernyawa di Divisi Utama 2014 dan gabung lagi di Liga 2 2017 dan Liga 2 2018. Selain itu ia juga pernah membela berbagai klub.


Mulai dari Persebaya (2010/2011), PSMP Mojokerto (2011/2012), Persiku Kudus (2012/2013), Persijap Jepara (2013), Perserang Serang (2015), PSCS Cilacap (2016, 2019), dan PSIS Semarang (2018).

Tak berhenti disitu, Wahyu juga sempat bermain untuk Cilegon United (2020), RANS Cilegon FC (2021), Putra Delta Sidoarjo (2022), dan Sulut United (2022).

Dengan kekuatan ini tentu WBFC ingin menunjukkan keseriusannya untuk bisa promosi ke Liga 2 musim depan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#persis solo #persibo bojonegoro #psm madiun #waanal brothers