SOLOBALAPAN.COM - Selangkah lagi, Indonesia akan melangkahkan kaki ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup F.
Timnas Indonesia hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk dapat lolos ke putaran selanjutnya tersebut.
Tim asuhan Shin Tae-yong ini akan menghadapi Irak dan Filipini awal Juni mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Terdapat 22 pemain yang resmi dipanggil oleh Shin Tae-yong. Dari 22 nama tersebut diketahui, bek andalan Timnas Indonesia di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia sebelumnya, Elkan Baggott, tidak diikutsertakan.
Padahal sejak tahun 2020, Elkan Baggott selalu jadi andalan dalam lini pertahanan Indonesia di era kepelatihan Shin Tae-yong.
Mengenai hal tersebut, membuat banyak spekulasi yang beredar mengenai alasan tidak dipanggilnya pemain Ipswich Town tersebut.
Namun, belum ada kepastian soal alasan absennya Elkan Baggott. Ketua Badan Tim Nasional (BTN),Sumardji, tak mau berkomentar terkait Elkan Baggott yang tidak dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak dan Filipina.
“Saya tidak akan komentar soal itu,” ujar Sumardji kepada wartawan, Kamis (16/5).
Meski demikian Elkan Baggott adalah pemain yang telah membela Timnas Indonesia sejak usia muda.
Berikut kisah perjalanan Elkan Baggott di Timnas Indonesia:
Sejak kabar kedatangannya ke Indonesia, Elkan Baggott menjadi asa baru untuk lini pertahanan Timnas Indonesia. Dan digadang-gadang menjadi calon pemain andalan Timnas Garuda.
Bagaimana tidak, saat usianya masih 18 ia memiliki postur tubuhn yang jangkung dan terlihat kokoh.
Selain itu, berkat prestasinya yang cemerlang yaitu dapat bermain di klub liga Inggris, Ipswich Town sejak kelompok umur, membuat Elkan menjadi idola tersendiri bagi penggemar timnas Indonesia.
Apalagi, ia membuat publik terkesima dengan pilihannya untuk bermain di Timnas Indonesia meskipun ia lahir di Bangkok, Thailand. Dan memiliki kesempatan yang baik untuk menjadi Warga Negara Inggris.
Baggot sendiri menjalani debut bersama timnas Indonesia pada 11 Oktober 2020 lalu.
Ketika itu, ia dipanggil Timnas untuk bermain menghadapi Makedonia Utara U-19 pada laga persahabatan.
Di laga debutnya, ia berduet dengan Rizky Ridho untuk menjaga lini pertahanan Timnas Indonesia dan berhasil menang dengan skor 4-1.
Pada Mei 2021, ia juga pernah menolak panggilan Timnas. Namun, saat itu Covid-19 menjadi alasan ia tidak memenuhi panggilan tersebut.
Ketua PSSI saat itu, Iwan Bule, menyebutkan bahwa Elkan memang beberapa kali menolak panggilan Timnas Indonesia.
Namun, Baggott mengirim penjelasan ke PSSI bahwa ia siap membela Timnas Indonesia jika pandemi Covid-19 sudah mereda.
Setelah kembali ke Timnas Indonesia karena pandemi sudah mereda, ia langsung menjadi andalan di skuad Timnas Indonesia.
November 2021, ia kembali menjalani debut bersama Skuad Garuda pada laga uji coba kontra Afghanistan. Pada laga tersebut, Indonesia kalah dengan skor 0-1.
Baca Juga: Profil Jairo Riedewald, Calon Pemain Timnas Indonesia yang Berpengalaman di Premiere League Inggris
Setelah itu, Baggott jadi salah satu langganan Skuad Garuda. Bersama Skuad Garuda, ia total bermain dalam 22 laga, sejauh ini. Dalam 22 penampilannya tersebut, ia bahkan menorehkan dua gol.
Tak hanya bersama tim senior. Baggott juga sempat bermain bersama tim kelompok umur. Selain bersama tim U-19, Baggott juga sempat dua kali bermain bersama tim U-23.
Baggott kembali dipanggil bermain untuk play-off Olimpiade 2024, kontra Guinea beberapa waktu lalu. Ia diharapkan bisa menjaga lini pertahanan Garuda Muda setelah kehilangan Rizky Ridho.
Namun, Baggott tak memenuhi panggilan tersebut. Padahal, ia sudah tak lagi memiliki agenda bersama klubnya.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara terkait Elkan Baggott. Ia menyebut bahwa Baggott memiliki agenda lain. Erick tak mau memberitahu agenda tersebut karena ini adalah hak pribadi pemain.
Kendati demikian, Baggott menjadi sasaran kemarahan sejumlah pencinta sepak bola Indonesia.
Akun media sosialnya diserang oleh komentar-komentar keras soal ketidakhadirannya memenuhi panggilan PSSI. Beberapa ada yang mempertanyakan rasa nasionalismenya.
Dilansir dari akun X @updatebolabola, pada Jumat (17/5), Nova Arianto selaku asisten pelatih, menjelaskan terkait pemain jangkung tersebut mutlak keputusan dari Shin Tae-yong selaku pelatih kepala.
Dia tidak ingin berkomentar banyak dan berharap para pendukung Timnas Indonesia bisa mendengar alasannya langsung dari Shin Tae-yong.
"Biar coach Shin Tae-yong saja yang memberikan pernyataan nanti ya," tegas Coach Nova.
Terbaru, Elkan Baggott tak dipanggil dalam skuad lanjutan Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia ini, dan memilih Ferarri sebagai penggantinya.
Menurut informasi yang beredar, Alasan Shin Tae-yong tak memanggil Elkan Baggot lantaran Elkan sudah tiga kali tidak menghadiri panggilan dari Coach STY.
Adapun kabar jika Shin Tae-yong tak mau mau mengganggu euforia Elkan yang sedang berlibur setelah baru saja promosi ke Premiere League. (di)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo