Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Hadapi Tim dengan Tren Menanjak di Laga Kandang Perdana di IBL Musim Ini, KBS Siap Persembahkan Kemenangan untuk Warga Solo

Mannisa Elfira • Kamis, 25 Januari 2024 | 22:00 WIB

 

LAGA KETAT: Laga antara Kesatria Bengawan Solo melawan Borneo Hornbills di MMS Arena Jakarta, kemarin (3/1). (KBS OFFICIAL)
LAGA KETAT: Laga antara Kesatria Bengawan Solo melawan Borneo Hornbills di MMS Arena Jakarta, kemarin (3/1). (KBS OFFICIAL)

SOLOBALAPAN.COM Tim basket kebanggaan masyarakat Surakarta, Kesatria Bengawan Solo (KBS), akan bersua Rajawali Medan di Sritex Arena pada Sabtu (27/1).

Laga itu sendiri merupakan pertandingan kandang pertama mereka di kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) musim ini.

Dilansir dari Radar Solo, Head Coach KBS Efri Meldi menyampaikan harapannya mengenai laga kandang mendatang.

Mengingat ini merupakan laga kandang, sebuah kemenangan pun berniat disumbangkan KBS untuk warga Solo.

 Baca Juga: Ternyata Ini Makna Tata Busana Pengantin Adat Solo pada Upacara Midodareni

Selain itu, raihan kemenangan juga penting karena di laga perdananya musim ini, KBS kalah tipis 62-64 dari Prawira Harum Bandung di C-Tra Prawira Arena, 14 Januari lalu.

"Kami ingin memberikan kemenangan bagi warga Solo apalagi ini home," ujar Meldi -sapaan akrab Efri Meldi-

Meskipun begitu, meladeni Rajawali tak akan semudah membalikkan telapak tangan.

Pasalnya, tim tersebut sedang dalam tren menanjak dengan kemenangan beruntun.

Rajawali Medan mengalahkan Pacific Caesar Surabaya 85-79 (13/1), Satya Wacana Salatiga 78-66 (19/1), dan terbaru menang 76-52 atas Bima Perkasa (21/1).

Meski begitu, KBS tak gentar. Meldi juga melihat secara kualitas pemain mereka pun sama.

Dia yakin KBS punya peluang memenangkan laga home perdana mereka.

"Beberapa kesalahan lawan Prawira dari defense dan semuanya, sudah kami perbaiki semua."

"Saya rasa untuk besok (24/1) dan dua hari ini tinggal maintain anak-anak latihan, intensitasnya tidak terlalu tinggi."

"Fokus ke akurasi sebenarnya karena lawan Prawira akurasi kami jelek sekali. Saya pengennya akurasinya bagus," tambah Meldi. (nis/rei)

Presdir MPM Honda Jatim Suwito (kiri) bersama Direktur Marketing Dendy Sean (jongkok), dan Direktur Aftersales Service Associate Hari Subagiyo mengamati Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: PLUS.
Presdir MPM Honda Jatim Suwito (kiri) bersama Direktur Marketing Dendy Sean (jongkok), dan Direktur Aftersales Service Associate Hari Subagiyo mengamati Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: PLUS.
Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#kbs #ibl #basket #solo #rajawali medan