Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Indonesia Banjir Pujian dari Para Pelatih usai Sukses Helat Piala Dunia U-17, Mulai dari Terima Kasih sampai Ada yang Bilang Serasa di Rumah Sendiri

Niko Auglandy • Senin, 4 Desember 2023 | 16:18 WIB

 

KAMPIUN PERDANA: Skuad Jerman merayakan titel juara Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Sabtu malam (3/12).
KAMPIUN PERDANA: Skuad Jerman merayakan titel juara Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Sabtu malam (3/12).

SOLOBALAPAN.COM – Sebagai tuan rumah, Indonesia banjir pujian dari para pelatih kontestan setelah gelaran Piala Dunia U-17 2023 usai.

Salah satu pujian tersebut datang dari Christian Wuck, head coach yang membawa Jerman merengkuh gelar perdana kompetisi ini.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih pada Indonesia. Terima kasih pada semua masyarakat di sini. Kami menemui banyak wajah-wajah disini semuanya tersenyum (atas kehadiran mereka). Mulai dari Jakarta, Bandung, dan Solo. Semua sangat luar biasa," ungkap Christian usai laga, Sabtu (2/12).

Pelatih Mali Soumaila Coulibaly juga melontarkan gal senada. Walau hanya bisa jadi juara ketiga, Mali tetap bangga. Mereka semakin terkesan karena dukungan masyarakat Solo juga sangat respect kepada mereka.

Bahkan saat masuk hotel pun tepuk tangan hebat diberikan ke mereka, usai sukses mengalahkan Argentina di perebutan juara ketiga (1/12).

"Kami tahu, bahwa sejak pertama hingga laga terakhir, penonton Indonesia sangat men-support kami. Bahkan setelah kami mengalami kekalahan pun (di semifinal), mereka berdiri memberikan tepuk tangan atas penampilan kami," kata Soumalia.

Keramahan masyarakat Indonesia juga meninggalkan kesan bagi Phelipe Leal, Pelatih Timnas Brasil. Leal merasa senang dan nyaman selama berada di Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia. Di mana pun kami berada, mereka selalu menerima kami dengan baik dan sopan. Ini membuat kami lebih nyaman," ucapnya.

Dengan kenyamanan tersebut, Leal sampai merasa perlu mempelajari Bahasa Indonesia selama Piala Dunia U-17 berlangsung. Menurutnya, ini bisa membantu Brasil memahami kultur masyarakat setempat.

"Sedikit demi sedikit, tim pelatih kami ingin lebih dekat dengan kultur masyarakat Indonesia. Itu salah satunya mempelajari hal kecil-kecil seperti ucapan sehari-hari. Hal ini supaya para pemain bisa mengerti kultur Indonesia."

"Karena masyarakatnya sangat menerima kami. Ini juga penting agar pemain lebih nyaman dan tenang, sehingga mendapat dukungan masyarakat Indonesia," tuturnya.

Sama halnya dengan yang dilontarkan Head Coach Spanyol Jose Maria Lana. Menurutnya, bertanding di Indonesia, timnya seperti bermain di rumah sendiri.

Pasalnya, di setiap daerah mereka selalu bermain dengan banyak dukungan dan beberapa di antaranya adalah warga lokal yang mendukung perjuangan Spanyol di ajang ini.

"Kami senang ada di Indonesia karena orang-orangnya baik dan semua instalasi yang ada di sini kualitasnya baik. Kami selalu mendapatkan dukungan penuh dari para penggemar Spanyol di Indonesia, sehingga kami merasa seperti ada di rumah sendiri," pungkas Lana.

Gelaran Piala Dunia U-17 2023 sendiri menghasilkan Jerman sebagai sosok kampiun setelah mengalahkan Prancis 4-3 (2-2) dalam adu penalti di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12). Sementara Mali jadi juara ketiga usai mengalahkan Argentina 3-0 di Manahan (1/12). (nis/nik/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#Piala Dunia U-17 2023 #jerman #indonesia #christian wuck