Geger Kampas Rem Kepanasan! Truk Muatan Kayu Terbakar di Tol Solo-Ngawi KM 485 Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 17:02 WIB
Petugas Damkar tengah padamkan api di truk muatan kayu yang terbakar di Tol Solo-Ngawi KM 485 Boyolali akibat rem panas, Selasa (29/9). Asap sempat ganggu tol, (Khofid/Radar Solo)
Petugas Damkar tengah padamkan api di truk muatan kayu yang terbakar di Tol Solo-Ngawi KM 485 Boyolali akibat rem panas, Selasa (29/9). Asap sempat ganggu tol, (Khofid/Radar Solo)

 

SOLOBALAPAN.COM – Insiden kebakaran kendaraan kembali terjadi di perlintasan tol wilayah Solo Raya.

Sebuah truk pengangkut muatan kayu mendadak terbakar di ruas Jalan Tol Solo-Ngawi KM 485 jalur A, kawasan Dusun 1 Mojolegi, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Selasa (29/9/2026) siang sekitar pukul 13.15 WIB.

Beruntung, kobaran api berhasil diredam dengan cepat sebelum menghanguskan seluruh badan armada truk.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengonfirmasi bahwasanya pihaknya langsung meluncurkan armada sesaat usai menerima laporan darurat dari petugas patroli Jasa Marga.

Supriyono membeberkan kronologi kejadian bermula saat truk bermuatan kayu tersebut melaju dari arah Semarang menuju Ngawi. Sesampainya di KM 485 Jalur A, pengemudi truk mengamati hal mencurigakan melalui kaca spion.

Baca Juga: Sidak Ombudsman di Rutan Pondok Bambu: Ada Pungli! Pindah Kamar Bayar Rp500 Ribu, Bawa HP Dipatok Rp250 Ribu

"Menurut saksi selaku pengendara, unit bermuatan kayu berangkat dari Semarang ke Ngawi. Saat kendaraan masuk di KM 485 jalur A, saksi melihat dari spion adanya kepulan asap dari roda belakang kabin," terang Supriyono, Selasa (29/9).

Sadar kendaraannya berada dalam bahaya, pengemudi truk dengan sigap menepikan armadanya ke bahu jalan.

Tanpa pikir panjang, pengemudi bergegas memadamkan percikan api secara mandiri menggunakan pasokan air seadanya yang diambil dari selokan sawah di tepi jalan tol.

Tak lama berselang, tim Pemadam Kebakaran Boyolali tiba di lokasi dengan mengerahkan armada unit Fire Dome AD 9085 XD guna melakukan pembasahan total agar api tidak menjalar kembali.

"Dampaknya kepulan asap sempat mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas. Untuk korban luka nihil, korban jiwa juga nihil," lanjut Supriyono.

Dipicu Kampas Rem Overheat

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, mengungkapkan bahwa sumber api diduga kuat berasal dari kampas rem roda belakang yang mengalami panas berlebih (overheat).

Gesekan tinggi tersebut memicu munculnya percikan api yang langsung membakar material ban sisi kiri belakang truk, sebelum akhirnya merembet membesar ke tumpukan kayu muatan di bak belakang.

“Ban terbakar, dipicu dari kampas rem yang kepanasan. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya,” pungkas Bambang. (fid/dam)

Editor : Damianus Bram
tolo solo-ngawi boyolali truk terbakar Kebakaran Truk