SOLOBALAPAN.COM – Kebakaran lahan kembali melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Surakarta pada Kamis (24/9) siang.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, area yang terbakar berada di titik yang sama dengan insiden kebakaran sampah pada awal hingga pertengahan September lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta, Herwin Tri Nugroho, mengonfirmasi adanya kemunculan titik api baru tersebut.
Asap pekat dan kobaran api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) tengah melancarkan aksi pemadaman intensif.
Petugas di lapangan menyemprotkan air secara langsung ke pusat titik api serta mengupayakan sterilisasi (melokalisir) area sekitar guna mencegah penyebaran api agar tidak kian meluas.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Surakarta, Nico Agus Putranto (Ari Dwi Daryatmo), membenarkan bahwa kobaran api yang muncul pada pertengahan hari tersebut berada di kawasan yang sebelumnya sempat membara. Hingga Kamis sore, upaya pemadaman di Blok C dan Blok D terus digencarkan.
Guna mempercepat proses penanganan, personel bantuan beserta armada pemadam kebakaran dan BPBD dari wilayah Solo Raya turut diterjunkan ke lokasi TPA Putri Cempo.
"Kondisi cuaca cukup panas pada hari ini. Dari pantauan cuaca, suhu udara mencapai 37 derajat celcius, yang sangat berpotensi memunculkan titik api baru hingga memicu kebakaran pada Kamis siang ini. Upaya pemadaman juga menghadapi kendala cukup sulit akibat hembusan angin yang kencang. Sampai saat ini proses pemadaman masih terus dilakukan," terangnya. (ves/dam)
Editor : Damianus BramSumber : Solo Balapan