Ngeri! Toko Sepatu di Karangpandan Disatroni Perampok, Karyawan Wanita Dihantam Besi Hingga Patah Tulang

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 17:28 WIB
Polisi olah TKP penganiayaan karyawati toko fashion Rumah Matahari Ayu di Desa Karangpandan, Karanganyar pada Rabu (16/9/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Polisi olah TKP penganiayaan karyawati toko fashion Rumah Matahari Ayu di Desa Karangpandan, Karanganyar pada Rabu (16/9/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

SOLOBALAPAN.COM — Aksi perampokan berdarah menggemparkan warga Dusun Kandangmenjangan, Desa/Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Rabu (16/9/2026) malam sekitar pukul 18.52 WIB.

Seorang penjaga toko sepatu dan pakaian bernama Nava Ayu Pawesti menderita luka parah di bagian kepala serta patah tulang tangan usai dihantam senjata tumpul berbahan besi oleh pelaku.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian, perampokan keji tersebut dilakoni oleh dua orang pelaku (pria dan wanita) yang datang mengendarai sepeda motor matic dari arah timur.

Pemilik toko, Ayu Fitriana, membeberkan bahwa kedua pelaku sempat menyatroni tokonya sebanyak dua kali dengan berpura-pura menjadi pembeli yang sedang memilih koleksi sepatu.

"Awalnya mereka datang cek sepatu, terus pergi. Tak lama kemudian datang lagi. Yang perempuan bilang mau mengambil sepatu yang tadi dilihat. Pas korban posisi jongkok mengambil barang, langsung dipukul dari belakang," ungkap Ayu, Rabu (16/9/2026) malam.

Baca Juga: Lewati Batas Waktu 2x24 Jam! Pemkot Solo dan Satpol PP Resmi Angkut Material Sekber Ahli Waris Sriwedari

Dihantam Besi Hingga Tergeletak, Laci Kasir Gagal Diberondong

Korban dihantam menggunakan sebatang besi yang telah disiapkan pelaku. Usai melancarkan aksi penganiayaan, kedua pelaku langsung ngacir melarikan diri mengendarai sepeda motor ke arah barat (arah Karanganyar kota) dan meninggalkan alat pemukulnya di lokasi.

Warga sekitar, Suparni (65), mengaku sempat mendengar teriakan samar meminta pertolongan dari arah toko di pinggir Jalan Raya Karanganyar-Tawangmangu tersebut.

"Saya dengar ada yang minta tolong. Anak saya keluar dan melihat korban sudah tergeletak di dalam toko dengan luka cukup parah di kepala," tutur Suparni.

Meski bertindak sadis, kedua pelaku dilaporkan gagal menggasak uang maupun barang dagangan. Hal ini lantaran kunci laci kasir dipegang erat oleh korban sehingga pelaku panik dan langsung melarikan diri.

"Enggak ada barang atau uang yang hilang. Sementara belum ada yang raib karena kunci laci kasir dibawa korban," jelas Ayu.

Korban Alami Jahitan Kepala dan Patah Tulang, Polisi Buru Pelaku

Saat insiden berlangsung, Nava diketahui menjaga toko sendirian lantaran rekan kerjanya sedang absen sakit.

Akibat penganiayaan berat tersebut, korban kini harus menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit.

Bagian kepala Nava mendapat sejumlah jahitan, sementara tangan kirinya mengalami patah tulang dan harus dipasang alat penyangga.

Tim Satreskrim Polres Karanganyar telah menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Polisi telah mengamankan barang bukti sebatang besi yang tertinggal serta meneliti rekaman CCTV guna mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku. (rud/dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
toko sepatu kekerasan perampokan karanganyar perampok