Bekali Mahasiswa Rantau Akses Berobat Tanpa Kendala, BPJS Kesehatan Gelar Goes To Campus di FIK UMS

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 17:03 WIB
Bersama Mahasiswa UMS, BPJS Kesehatan Surakarta Perkuat Literasi Program JKN.
Bersama Mahasiswa UMS, BPJS Kesehatan Surakarta Perkuat Literasi Program JKN.

SOLOBALAPAN, SUKOHARJO — Memperkuat pemahaman literasi jaminan sosial di kalangan generasi muda, BPJS Kesehatan Cabang Surakarta menggelar program edukasi bertajuk BPJS Kesehatan Goes To Campus bagi ratusan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Senin (14/9/2026).

Kegiatan sosialisasi ini difokuskan untuk membekali para mahasiswa (khususnya mahasiswa perantauan) mengenai pentingnya memastikan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif, memahami alur rujukan medis, serta memanfaatkan berbagai kanal layanan digital berbasis gawai pintar.

Mahasiswa Rantau Wajib Aktifkan JKN: Panduan Alur dan Pindah FKTP

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Niken Sawitri, mengingatkan bahwa status kepesertaan aktif merupakan syarat mutlak agar peserta bisa mengakses fasilitas medis tanpa hambatan administratif maupun beban finansial mendadak.

Mengingat mahasiswa baru UMS berasal dari berbagai penjuru tanah air, Niken menekankan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN guna mempermudah pemindahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke klinik atau puskesmas terdekat di sekitar kampus atau tempat tinggal indekos.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Kampanyekan Hidup Sehat Lewat Fun Run di Stadion Manahan Solo

Pernyataan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta (Niken Sawitri): "Kami mengingatkan seluruh mahasiswa baru di FIK UMS agar mengecek status kepesertaan jaminan kesehatannya. Melalui Aplikasi Mobile JKN, mahasiswa dipermudah untuk melakukan penggantian FKTP. Perubahan FKTP dapat dilakukan apabila sudah tiga bulan terdaftar di faskes sebelumnya, sedangkan perubahan kelas rawat dapat diubah setelah satu tahun."

Deretan Kanal Digital: Antrean Online, PANDAWA 24 Jam, hingga VIOLA

Selain pemindahan faskes, BPJS Kesehatan telah menghadirkan ekosistem layanan non-tatap muka yang terintegrasi secara daring:

Lindungi Mahasiswa dari Risiko Finansial Akibat Sakit

Dekan FIK UMS, Umi Budi Rahayu, menyambut positif kehadiran BPJS Kesehatan di lingkungan kampus.

Menurutnya, dinamika kehidupan mahasiswa baru yang padat mulai dari adaptasi lingkungan rantau, jadwal perkuliahan, hingga praktikum laboratorium kerap memicu pola hidup tidak teratur yang rentan menimbulkan gangguan kesehatan.

"Dengan adanya Program JKN, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh akses layanan kesehatan sesuai indikasi medis tanpa harus menanggung seluruh biaya pengobatan secara mandiri.

Edukasi ini menjadi bekal penting agar mahasiswa memahami hak dan akses layanan medis mereka selama menempuh studi di Surakarta," jelas Umi.

Tabel Pemetaan Kanal Layanan & Ketentuan Administrasi BPJS Kesehatan

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai jenis kanal administrasi, fungsi layanan, batas waktu operasional, serta ketentuan perubahan data peserta secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Kanal / Fitur Layanan Mekanisme & Kontak Akses Fungsi Utama & Ketentuan Administrasi
Aplikasi Mobile JKN Unduh via Play Store / App Store Cek status aktif, antrean online, & ubah data faskes
Pindah FKTP (Faskes 1) Menu di aplikasi Mobile JKN Berlaku jika sudah minimal 3 bulan di faskes lama
Perubahan Kelas Rawat Menu di aplikasi Mobile JKN Berlaku jika sudah minimal 1 tahun di kelas lama
PANDAWA WhatsApp ke 08118165165 Administrasi non-tatap muka, beroperasi 24 jam setiap hari
Care Center 165 Panggilan telepon ke nomor 165 Layanan informasi terpadu & aduan, aktif 24 jam
VIOLA Layanan Virtual Office Video Conf Fasilitasi peserta berkendala jarak, akses, & data
Mitra Edukasi Kampus Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMS Sasar proteksi kesehatan maba rantau selama perkuliahan

Inisiatif jemput bola BPJS Kesehatan Cabang Surakarta ke kampus UMS ini menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran proteksi kesehatan sejak dini, memastikan sivitas akademika muda dapat menjalani perkuliahan dengan aman dan bebas dari kekhawatiran biaya medis.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
mahasiswa ums bpjs kesehatan