Bantu Warga Terdampak Kebakaran TPA Putri Cempo, PDIP Solo Buka Dapur Marhaen Hingga Pengobatan Gratis

Damianus Bram • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 19:35 WIB
PDI Perjuangan Kota Surakarta buka Dapur Marhaen & pengobatan gratis untuk warga terdampak kebakaran TPA Putri Cempo (15-18/9). (ISTIMEWA)
PDI Perjuangan Kota Surakarta buka Dapur Marhaen & pengobatan gratis untuk warga terdampak kebakaran TPA Putri Cempo (15-18/9). (ISTIMEWA)

 

SOLOBALAPAN.COM — Musibah kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta, memantik aksi tanggap darurat dari DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta.

Guna meringankan beban masyarakat sekitar yang terdampak paparan asap, partai berlambang banteng moncong putih tersebut membuka Dapur Marhaen serta layanan pengobatan gratis selama empat hari berturut-turut, mulai Selasa (15/9/2026) hingga Jumat (18/9/2026).

Aksi kemanusiaan ini disokong penuh oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta, serta jajaran struktural partai dari tingkat DPC hingga anak ranting.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Anna Budiarti, menjelaskan bahwa kegiatan dipusatkan di dua lokasi utama kawasan terdampak.

"Aksi digelar dua hari pertama di Kampung Jatirejo RW 39 dan dua hari berikutnya di Kampung Randusari RW 30 Mojosongo. Kami membagikan 2.000 porsi nasi sehat beserta lauk-pauk, masker, hingga pemeriksaan kesehatan gratis untuk memantau langsung kondisi warga," ujar Anna di lokasi aksi sosial Kampung Jatirejo, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Aksi Nyata Gotong Royong! DPC PDIP Solo, Salurkan Hewan Kurban Sebagai Wujud Kepedulian

Anggota DPRD PDIP Dilarang Dinas Luar Daerah Hingga Akhir September

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta, YF Sukasno, menegaskan seluruh anggotanya diintruksikan untuk turun langsung ke lapangan selama empat hari guna memastikan penanganan dampak kebakaran berjalan optimal.

Tak hanya aksi sosial di lapangan, DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta juga mengambil langkah tegas dengan melarang seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Surakarta melakukan kunjungan kerja atau dinas keluar daerah mulai 15 hingga 30 September 2026.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Rheo Y Fernandez, menegaskan pembatasan ini bertujuan agar seluruh legislator PDIP fokus mendampingi masyarakat serta mengawal isu lingkungan dan kesehatan akibat kebakaran TPA.

"Pembatasan kegiatan keluar daerah berlaku sejak 15 hingga 30 September. Seluruh anggota fraksi diwajibkan memperkuat kehadiran di tengah masyarakat, menyerap aspirasi warga terdampak di Mojosongo, dan berkoordinasi intensif dengan Pemkot Surakarta," tegas Rheo.

Seluruh anggota F-PDI Perjuangan diperintahkan memperkuat kehadiran Partai di tengah masyarakat, khususnya masyarakat yang terdampak persoalan Kebakaran TPA Putri Cempo. Kerja Fraksi hendaknya tidak berhenti pada fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata, penyerapan aspirasi, fasilitasi penyelesaian persoalan rakyat, serta pengawalan kebijakan sampai memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Seluruh anggota Fraksi bersama DPC dan struktur partai hingga tingkat anak ranting diwajibkan melakukan pemantauan kondisi lapangan dan perkembangan penanganan, menyerap serta menindaklanjuti pengaduan masyarakat terdampak, serta berkoordinasi dengan Pemkot dan perangkat daerah terkait. Partai harus mendorong langkah penanganan dampak kesehatan, lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat; memastikan kelompok masyarakat terdampak mendapatkan perhatian dan pelayanan yang semestinya, mengawal kebijakan dan program pemerintah agar penanganan berjalan cepat, tepat, terukur, dan berkelanjutan. Seluruh anggota Fraksi diwajibkan menyampaikan perkembangan dan hasil kerja kepada pimpinan Fraksi dan DPC secara berkala," pungkas Rheo.

Melalui instruksi ini, Fraksi PDIP didorong untuk tidak sekadar menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan di gedung dewan, melainkan memberikan solusi konkret di lapangan demi penanganan dampak bencana yang cepat, tepat, dan berkelanjutan. (dam)

Editor : Damianus Bram
Kebakaran tpa putri cempo dapur marhaen DPC PDIP Kota Surakarta tpa putri cempo pdip solo