SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mulai menerapkan pelayanan jemput bola untuk memudahkan masyarakat mengecek data desil, mengurus pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), hingga melaporkan bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran.
Layanan tersebut salah satunya dihadirkan melalui program MBAK DESI MANIS (Mobile Bantuan Aktivasi IKD dan Desil) yang diluncurkan di kawasan Solo Car Free Day (CFD), Minggu (6/9/2026).
Program ini menyediakan sejumlah layanan, mulai dari pengecekan data desil, fasilitasi pengusulan bansos sesuai ketentuan, pemutakhiran DTSEN, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Surakarta, Purwanti, mengatakan layanan tersebut merupakan respons Pemkot Surakarta terhadap berbagai aduan dan kebutuhan masyarakat terkait data sosial maupun administrasi kependudukan.
Baca Juga: Kartun Ini Punya Karakter yang Lebih Terkenal daripada Ceritanya
“Kita memberikan layanan secara proaktif. Khususnya untuk saat ini terkait banyaknya aduan masyarakat terkait perubahan desil dalam DTSEN,” kata Purwanti.
Menurutnya, Kota Surakarta juga menjadi salah satu daerah percontohan dalam perlindungan sosial. Salah satu persyaratan untuk mengakses sejumlah layanan tersebut adalah aktivasi IKD.
“Selain itu Kota Surakarta jadi percontohan dalam perlinsos, maka salah satunya untuk bisa mengajukan itu adalah aplikasi IKD. Jadi kita hadir dalam memberikan beberapa layanan,” ujarnya.
Bisa Cek Data Desil dan Ajukan Pemutakhiran
Layanan MBAK DESI MANIS dapat diakses masyarakat setiap Minggu pagi mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.
Selain di CFD Jalan Slamet Riyadi, layanan serupa juga disediakan di sejumlah lokasi lain, yakni Pasar Klithikan Notoharjo Kelurahan Mojo, Taman Cerdas Kelurahan Gilingan, CFD depan Kelurahan Pucangsawit, halaman Kantor Kelurahan Sondakan, serta sisi timur Singosaren Plaza Kelurahan Kemlayan.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mengetahui kondisi data desil masing-masing.
Apabila terdapat data yang tidak sesuai atau perlu diperbarui, warga dapat memperoleh fasilitasi untuk melakukan pemutakhiran DTSEN.
“Manakala ada warga yang di desil 1-4 mendapatkan bantuan tetapi kok tiba-tiba desilnya meningkat atau naik, mereka langsung bisa melakukan perubahan secara online sekaligus aktivasi identitas kependudukan,” jelas Purwanti.
Layanan Keliling Menyasar Kecamatan dan Kelurahan
Tak hanya pada Minggu pagi, layanan mobile tersebut juga akan menyambangi wilayah kecamatan dan kelurahan pada sore hari.
Layanan dijadwalkan berlangsung pukul 15.30–17.30 WIB secara bergiliran. Uji coba dimulai di Kantor Kecamatan Banjarsari pada Senin (7/9/2026).
Selanjutnya, layanan digelar di Kantor Kelurahan Mojo pada Selasa (8/9), Kantor Kelurahan Sondakan pada Rabu (9/9), Kantor Kelurahan Jagalan pada Kamis (10/9), serta Kantor Kecamatan Serengan pada Jumat (11/9/2026).
“Sudah ada jadwalnya masing-masing, nanti secara bergiliran,” beber Purwanti.
Baca Juga: Unik! Gelato Kelapa Disiram Espresso Panas dan Disajikan dalam Batok
Pelaksanaan MBAK DESI MANIS melibatkan sejumlah perangkat daerah dan unsur kewilayahan, antara lain Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kecamatan, kelurahan, serta jajaran kewilayahan.
Pemkot Surakarta mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk memastikan data sosial dan kependudukan tetap akurat. Pemutakhiran data diharapkan dapat membantu pemerintah menyalurkan berbagai program bantuan secara lebih tepat sasaran.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi sebelumnya juga meminta jajaran pemerintah hingga tingkat kelurahan aktif melakukan pendataan dan menerima laporan masyarakat.
“Kita tugaskan lurah, camat, dan dinas terkait untuk jemput bola. Jika ada desil yang tidak sesuai, bansos yang tidak tepat, segera laporkan,” ucap Respati. (ves/an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com