Kecelakaan Karambol di Solo: Crane Hantam 4 Motor, Kasat Lantas Ungkap Kronologi dan Identitas 6 Korban Luka

Antonius Christian • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 13:46 WIB
Polisi olah TKP kecelakaan karambol akibat rem crane blong terjadi di Jalan Sumpah Pemuda, Jebres, Rabu (2/3/2026). (M. IHSAN/Radar Solo)
Polisi olah TKP kecelakaan karambol akibat rem crane blong terjadi di Jalan Sumpah Pemuda, Jebres, Rabu (2/3/2026). (M. IHSAN/Radar Solo)

 

SOLOBALAPAN.COM — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Surakarta merilis data resmi terkait insiden kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan mobil crane dan empat unit sepeda motor di Jalan Sumpah Pemuda, tepatnya di depan Bengkel Cakra Motor Sport, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Rabu (2/9/2026) pagi.

Kecelakaan yang dipicu oleh dugaan masalah pengereman (rem blong) sekitar pukul 07.25 WIB tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Dr. Moewardi Surakarta guna mendapatkan perawatan medis intensif.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasat Lantas Polresta Surakarta Kompol Dhayita Daneswari membenarkan penanganan perkara tersebut.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil crane dengan empat unit sepeda motor. Saat ini kejadian tersebut telah ditangani oleh petugas Satlantas Polresta Surakarta," terang Kompol Dhayita, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Jebres Solo: Crane Seret 6 Motor, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Kronologi Peristiwa dan Identitas Pengemudi

Berdasarkan hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, kecelakaan bermula saat mobil crane bernomor polisi AD 9886 EE melaju dari arah utara menuju selatan. Kendaraan berat itu dikemudikan oleh Carilah (50), warga Kabupaten Purworejo, dengan membawa seorang kernet bernama Ardian (21), yang juga berasal dari Purworejo.

Di saat bersamaan, empat sepeda motor melaju searah tepat di depan kendaraan crane. Keempat motor tersebut yakni:

Honda Beat Street (AD 4788 AS) dikendarai Maria Rosita (27), warga Jagalan, Jebres, memboncengkan Iswara (4).

Honda Kharisma (AD 4729 JH) dikendarai Giok Kim (60), warga Mojosongo, Jebres, memboncengkan Kenzo (9).

Yamaha Jupiter MX (AD 6023 ASE) dikendarai Widawati (31), warga Sumberlawang, Sragen.

Yamaha Mio Soul (AD 4132 IH) dikendarai Tutut (20), warga Mojosongo.

Ketika melintas di jalur menurun dekat TKP, pengereman mobil crane mendadak tidak berfungsi, sehingga pengemudi gagal mengendalikan laju kendaraan berat tersebut.

"Mobil crane yang berada di belakang diduga mengalami rem blong. Pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraannya hingga kemudian membentur empat sepeda motor yang berada di depannya secara bersamaan," jelas Dhayita.

Kondisi Korban Luka dan Imbauan Kelaikan Kendaraan

Benturan tersebut mengakibatkan para pengendara maupun penumpang sepeda motor terjatuh dan mengalami luka.

Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan pendataan serta mengevakuasi para korban untuk mendapatkan penanganan medis.

Enam korban yang mengalami luka seluruhnya menjalani perawatan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

Maria Rosita mengalami luka lecet pada tangan serta kedua kaki. Penumpangnya, Iswara, mengalami luka lecet pada wajah, tangan, dan kaki.

Sementara Giok Kim mengalami patah tulang pada bahu sebelah kiri. Penumpangnya, Kenzo, mengalami luka lecet pada tangan dan pinggang kanan.

Dua korban lainnya, yakni Widawati dan Tutut, juga mengalami luka. Widawati mengalami memar pada bagian pantat, sedangkan Tutut mengalami luka lecet pada kedua kaki.

Tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Kerugian material akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai sekitar Rp 3 juta

Menyikapi insiden kecelakaan ini, Satlantas Polresta Surakarta mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi armada berat, untuk lebih berhati-hati dan disiplin memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi.

"Masyarakat dan para pengemudi kami imbau agar selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan agar keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya tetap terjaga," pungkas Kompol Dhayita. (atn/dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
crane mojosongo rem blong kecelakaan laka lantas