Kecelakaan Beruntun di Jebres Solo: Crane Seret 6 Motor, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Antonius Christian • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 13:35 WIB
Polisi olah TKP kecelakaan karambol akibat rem crane blong terjadi di Jalan Sumpah Pemuda, Jebres, Rabu (2/3/2026). (M. IHSAN/Radar Solo)
Polisi olah TKP kecelakaan karambol akibat rem crane blong terjadi di Jalan Sumpah Pemuda, Jebres, Rabu (2/3/2026). (M. IHSAN/Radar Solo)

 

SOLOBALAPAN.COM — Kecelakaan lalu lintas beruntun atau karambol yang mencekam terjadi di ruas Jalan Sumpah Pemuda, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta, pada Rabu (2/9/2026) pagi. Insiden ini melibatkan satu unit kendaraan berat crane dan enam sepeda motor.

Peristiwa yang terjadi di tengah jam padat berangkat kerja dan sekolah tersebut mengakibatkan sedikitnya tujuh orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan ini.

Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh kendala pada sistem pengereman (rem blong) kendaraan crane.

Truk crane tersebut melaju dari arah utara menuju selatan di lintasan jalan yang menurun. Di saat bersamaan, arus lalu lintas di depannya sangat padat.

Karena pengereman tidak berfungsi, crane melaju tak terkendali dan langsung menabrak rentetan sepeda motor di depannya hingga terseret beberapa meter. Benturan keras tersebut membuat sejumlah motor tumpang tindih di tengah badan jalan.

Baca Juga: Gunung Sinabung Ngamuk Lagi! 615 Warga Kuta Tengah Mengungsi Usai Kolom Erupsi Tembus 3.500 Meter

Jerit Tangis Anak-Anak dan Evakuasi Mencekam

Kecelakaan yang berlangsung sangat cepat itu memicu kepanikan warga sekitar. Salah seorang saksi mata warga setempat, Eki, menceritakan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB usai terdengar suara benturan keras beruntun.

"Sekitar jam 7-an. Itu orang-orang pertama berangkat kerja sama sekolah. Tadi terdengar anak-anak kecil menangis," ujar Eki saat ditemui di lokasi kejadian.

Eki yang kaget langsung berlari keluar rumah dan melihat kondisi kendaraan sudah saling bertumpuk. Warga bahu-membahu menyelematkan para korban yang terjepit di antara himpitan rangka sepeda motor.

"Saya keluar, tahu-tahu sudah tumpang tindih motornya. Waktu itu saya langsung bantu. Ada anak yang saya tarik. Ada ibu juga yang jatuh bersama anaknya," lanjutnya.

Saksi lainnya, Sari Nuraini, menyebutkan ada salah satu korban pria dewasa yang mengalami luka sangat parah dan harus dievakuasi secara bergotong royong dari tumpukan motor.

"Kakinya dua-duanya patah. Pendarahan di telinga juga. Diangkat ramai-ramai, baru bapaknya bisa ditarik," beber Sari.

Dari total enam sepeda motor yang diseruduk, empat unit di antaranya mengalami kerusakan parah atau ringsek, sementara dua unit lainnya mengalami kerusakan ringan.

Jalur Ringroad Macet Total selama 1,5 Jam

Selain memakan korban luka, laka karambol ini melumpuhkan arus lalu lintas di kawasan Solo utara. Badan crane yang melintang menutup hampir separuh ruas Jalan Sumpah Pemuda—yang merupakan jalur utama lintasan kendaraan berat dari arah Mojosongo menuju ringroad.

Antrean kendaraan mengular cukup panjang hingga menyentuh Simpang Empat Kelurahan Mojosongo dan Simpang Empat Ringroad.

Proses evakuasi kendaraan berat crane dan bangkai sepeda motor membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam hingga akhirnya lalu lintas dapat kembali diurai dan dinormalisasi oleh petugas kepolisian bersama warga. (atn/dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
crane jebres kecelakaan laka lantas