SOLOBALAPAN.COM – KGPAA Mangkunegara X, Gusti Bhre akan melanjutkan pendidikan S2 di London, Inggris selama sembilan bulan, namun Gusti Bhre mengungangkap bahwa aktivitas Pura Mangkunegaran dipastikan tetap berjalan normal selama dirinya menempuh pendidikan.
Gusti Bhre dijadwalkan berangkat ke London pada pertengahan September 2026. Ia akan menempuh program Master of Public Policy di London School of Economics and Political Science (LSE). Program tersebut merupakan pendidikan penuh waktu selama sembilan bulan dan dimulai pada September 2026.
Keberangkatan Gusti Bhre ke London sempat memunculkan pertanyaan mengenai keberlangsungan aktivitas Pura Mangkunegaran selama dirinya menjalani studi.
Namun, Gusti Bhre memastikan tidak ada pimpinan sementara yang akan ditunjuk untuk menggantikannya selama masa pendidikan. Berbagai kegiatan di lingkungan Mangkunegaran tetap berjalan seperti biasa.
Selain itu, ia juga akan sesekali pulang ke Solo di sela-sela masa studinya. Dengan demikian, keberangkatannya ke London tidak berarti kepemimpinannya di Pura Mangkunegaran dialihkan kepada pihak lain.
Pemilihan Kebijakan Publik juga berkaitan dengan peran Gusti Bhre dalam memimpin Mangkunegaran. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan S1 di bidang hukum. Melalui studi lanjutan tersebut, Gusti Bhre ingin memperluas pengetahuan sekaligus mendapatkan perspektif baru dalam melihat berbagai persoalan.
Baca Juga: Gusti Bhre Mulai Dilirik Banyak Parpol, Begini Respon Hemat Ketua DPD Golkar Solo
Pengetahuan mengenai kebijakan publik diharapkan dapat membantu Gusti Bhre memahami dan mengukur dampak dari berbagai program maupun keputusan yang dijalankan di Mangkunegaran. Ilmu dan pengalaman selama berada di London nantinya akan dibawa kembali untuk ditetapkan di Solo.
Aktivitas internal Mangkunegaran pun tetap berlangsung selama masa studi tersebut. Salah satunya berkaitan dengan persiapan pernikahan Gusti Sura, kakak Gusti Bhre, yang direncanakan berlangsung pada November 2026
Gusti Bhre sendiri merupakan Penguasa Pura Mangkunegaran yang tumbuh dalam lingkungan pesantren dan memiliki latar belakang pendidikan hukum. Kini, ia akan memperdalam bidang Kebijakan Publik sebagai bagian dari upayanya menambah wawasan untuk mendukung perannya di Mangkunegaran.
Dengan masa studi selama sembilan bulan di LSE, Gusti Bhre berharap dapat memperoleh pengetahuan, ruang berpikir, serta pengalaman berdiskusi dan belajar yang lebih luas. Setelah itu, wawasan tersebut diharapkan dapat dibawa pulang dan memberikan manfaat bagi pengelolaan Mangkunegaran di Solo. (monique millania s)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com