Aksi Nyeleneh Terduga Maling di Jebres Solo: Telanjang di Balik Selimut, Korban Kaget Kamar Berantak

Antonius Christian • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:59 WIB
Ilustrasi maling. (Shutterstock)
Ilustrasi maling. (Shutterstock)

 

SOLOBALAPAN.COM — Aksi tak biasa seorang pemuda berinisial AM (20) bikin gempar warga kawasan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Pemuda asal Ampel, Kabupaten Boyolali, tersebut kepergok pemilik rumah saat diduga hendak melakukan aksi pencurian pada Sabtu dini hari.

Petugas dari Polresta Surakarta bergerak cepat ke lokasi kejadian usai menerima laporan darurat dari warga. AM diamankan saat bersembunyi di balik selimut kamar korban dalam kondisi tanpa busana.

Kasihumas Polresta Surakarta, AKP Lingga Ramadhani, mengonfirmasi bahwa tim piket fungsi langsung meluncur ke TKP untuk mengamankan terduga pelaku percobaan pencurian tersebut.

“Begitu menerima laporan, piket fungsi Polresta Surakarta langsung mendatangi lokasi dan mengamankan seorang pemuda yang diduga melakukan percobaan pencurian,” terang AKP Lingga.

Peristiwa menggelitik sekaligus menegangkan itu terjadi sekitar pukul 01.20 WIB. Kejadian bermula saat pemilik rumah, Pratama, bersama saksi bernama Niken baru saja pulang. Setibanya di rumah, korban mendapati kondisi kediamannya gelap gulita.

Baca Juga: Kerusuhan Pejompongan Mencekam! Polisi Amankan 315 Orang, 45 Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

Kecurigaan korban makin membuncah setelah melihat gembok pintu utama sudah tidak berada di tempatnya.

Saat Pratama masuk untuk mengecek, ia melihat bayangan seorang pria berlari kencang dari arah dapur menuju ke dalam kamar.

"Saat itulah, korban melihat seorang pria berlari dari arah dapur menuju kamar. Korban lantas mengejar dan mengetahui pria tersebut bersembunyi di balik selimut di dalam kamar. AM saat itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana," beber Lingga.

Kaget bukan main, Pratama langsung berteriak meminta pertolongan warga. Merasa tersudut, AM justru mengamuk dan nekat memecahkan cermin di dalam kamar.

Niken yang mendengar teriakan korban segera memanggil warga sekitar hingga pemuda tersebut berhasil dibekuk.

Kamar Berantakan, Ditemukan Kotoran, Diduga Depresi

Saat polisi melakukan olah TKP, kondisi kamar korban tampak berantakan. Tas milik istri korban sudah dibongkar.

Ironisnya, petugas juga menemukan kotoran manusia yang diduga milik AM di dalam kamar. Polisi menduga pelaku beraksi di bawah pengaruh obat-obatan.

Akibat mengamuk dan terkena pecahan cermin, AM mengalami luka di kepala sehingga dilarikan ke Poliklinik Polresta Surakarta untuk mendapatkan perawatan medis sebelum diperiksa.

"Setelah memperoleh penanganan medis, AM dibawa ke Polresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan satu buah gembok pintu rumah sebagai barang bukti," jelas Lingga.

Hasil koordinasi Polresta Surakarta bersama Polsek Ampel, Polres Boyolali, dan pihak keluarga mengungkap fakta mengejutkan.

AM rupanya sedang dalam proses pemulihan akibat depresi berat pascameninggalnya sang ibu. Dua hari sebelum kejadian, AM dilaporkan kabur meninggalkan rumah.

Pihak keluarga AM dijadwalkan mendatangi Polresta Surakarta untuk menjemput pelaku serta menempuh jalan mediasi bersama korban.

Imbauan Kapolresta Surakarta

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri jika mendapati terduga pelaku kejahatan.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak main hakim sendiri. Apabila mengetahui atau mengalami suatu tindak pidana, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan sesuai dengan ketentuan hukum,” kata Kombes Catur.

Ia juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian darurat.

“Kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu petugas dalam memberikan respons dan melakukan penanganan di lapangan,” pungkasnya. (atn/dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
maling tanpa busana depresi solo polresta solo