Telan Rp1,6 Triliun, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Raksasa Listrik Baru di Jateng!

tim solobalapan • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:28 WIB
Pembangunan PLTS Terapung Gajah Mungkur hanya gunakan <5% luas waduk agar tak ganggu nelayan. Proyek Rp1,6 T ini juga siap serap 250 tenaga kerja lokal dan beroperasi pada akhir 2027.
Pembangunan PLTS Terapung Gajah Mungkur hanya gunakan <5% luas waduk agar tak ganggu nelayan. Proyek Rp1,6 T ini juga siap serap 250 tenaga kerja lokal dan beroperasi pada akhir 2027. (Iwan Adi Luhung/solobalapan.c

SOLOBALAPANCOM — Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri dipastikan tetap mengedepankan keseimbangan lingkungan serta keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat lokal.

Proyek energi baru terbarukan (EBT) senilai Rp1,6 triliun ini dirancang secara cermat dengan hanya memanfaatkan kurang dari 5 persen dari total luas Waduk Gajah Mungkur yang mencapai 5.600 hektare. Pihak pengembang memperhitungkan secara presisi tata letak panel surya floating agar dapat menyesuaikan dengan fluktuasi perubahan muka air waduk. Langkah tersebut diambil guna menjamin jalur pelayaran, aktivitas pencarian ikan oleh para nelayan, serta kegiatan sosial warga sekitar tidak terganggu.

Baca Juga: Solo Sangat Darurat Sampah: PT SCMPP Gagal Penuhi Janji, DPRD Panggil Manajemen PLTSa Putri Cempo

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa proyek ini menjadi bagian penting dari komitmen penguatan EBT nasional sekaligus mendorong penyerapan potensi lokal. Pada tahap konstruksi, megaproyek ini diperkirakan bakal menyerap sekitar 150 hingga 250 tenaga kerja pendukung dari masyarakat setempat melalui mekanisme perekrutan kontraktor.

Pembangunan PLTS Terapung Gajah Mungkur resmikan secara serentak bersama peluncuran Program PLTS 100 GWp yang dipimpin Presiden Prabowo dari Bali. Proyek ini diproyeksikan mulai beroperasi pada akhir 2027 dengan target kapasitas terpasang mencapai 134 megawatt peak (MWp) atau menghasilkan listrik 218 GWh per tahun.

Baca Juga: Wisata Favorit Wonogiri, Waduk Gajah Mungkur Tawarkan View Memukau dan Harga Terjangkau

Produksi listrik berskala besar tersebut diperkirakan mampu memenuhi hingga 37 persen dari total kebutuhan energi listrik di Kabupaten Wonogiri. General Manager PT PLN UID Jateng, Bramantyo Anggun Pambudi, menambahkan bahwa energi bersih yang dihasilkan nantinya dialirkan melalui jaringan 150 kilovolt sepanjang 11,7 kilometer menuju Gardu Induk Nguntoronadi, untuk subsequently terhubung ke sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali).

Langkah integrasi ini menjadikan Waduk Gajah Mungkur sebagai salah satu percontohan transisi energi di Jawa Tengah, yang disusul oleh rencana proyek serupa di Waduk Kedung Ombo berkapasitas 100 MWac dan kawasan Karimunjawa sebesar 7,4 MW. (angelyna fransiska meia)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
ahmad lutfi angelyna fransiska meia PLTS wonogiri Gajah Mungkur