Niat Hati Tolong Istri Terpeleset, Suami di Mojosongo Boyolali Malah Ikut Terjun ke Jurang 20 Meter

Damianus Bram • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:15 WIB
Satu tim Regu 01 Damkar Boyolali tengah melakukan evakuasi penyelamatan Taufik dari dasar jurang, Senin (26/8/2026).
Satu tim Regu 01 Damkar Boyolali tengah melakukan evakuasi penyelamatan Taufik dari dasar jurang, Senin (26/8/2026).

 

SOLOBALAPAN.COM – Nasib naas menimpa sepasang suami istri warga Dukuh Karangnongko RT 05 RW 02, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.

Keduanya dilaporkan jatuh ke dalam jurang sedalam kurang lebih 20 meter yang berada tepat di belakang rumah mereka pada Senin (25/8/2026) sore.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kejadian bermula saat sang istri, Nasti Rahayu (25), berniat membuang sampah di area pekarangan belakang rumah yang berbatasan langsung dengan tebing jurang.

"Ibu Nasti terpeleset ke jurang saat membuang sampah di pekarangan belakang rumahnya yang mepet dengan jurang," terang Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono.

Melihat sang istri terjatuh, sang suami, Taufik (30), secara refleks berlari mendekat untuk memberikan pertolongan. Namun naas, Taufik justru hilang keseimbangan dan ikut terperosok ke dasar jurang.

Baca Juga: Bukan Sedang Bersantai! Ini Alasan Pejabat BNPB Berada di Rumah Makan Saat Wawancara Gempa NTT

Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

Dalam kondisi terperosok di dasar jurang, Nasti masih sempat berteriak meminta pertolongan hingga suaranya didengar oleh warga sekitar. Bermodalkan peralatan seadanya, warga bergotong-royong mengevakuasi Nasti terlebih dahulu.

"Warga yang mendengar langsung bergotong royong mengevakuasi Ibu Nasti karena badannya kecil. Ibu Nasti masih bisa berjalan setelah diangkat warga," jelas Supriyono.

Akan tetapi, warga kewalahan saat hendak menaikkan Taufik yang memiliki postur tubuh cukup besar. Warga akhirnya menghubungi Mako Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Boyolali.

Satu tim Regu 01 Damkar Boyolali bersenjatakan armada Dutro Firedome bernopol AD 9085 XD langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Proses evakuasi Taufik dari dasar jurang memakan waktu sekitar 45 menit, mulai pukul 17.30 hingga 18.15 WIB.

Kondisi Korban dan Peringatan Bahaya Tebing

Akibat insiden tersebut, kedua korban mengalami sejumlah luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Nasti Rahayu mengalami guncangan psikologis (syok), nyeri pada bagian dada, serta luka-luka lecet. Sedangkan sang suami, Taufik mengalami luka patah tulang pada bagian tangan kiri akibat benturan saat terjatuh.

Atas kejadian ini, pihak Damkar Boyolali mengimbau seluruh masyarakat yang memiliki hunian di tepi tebing atau jurang untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area pekarangan yang licin guna mencegah kejadian serupa terulang. (fid/dam)

Editor : Damianus Bram
jurang jatuh Damkar Boyolali mojosongo kecelakaan