BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Sebuah rumah warga di Dusun Sumberrejo RT 16 RW 01, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, terbakar pada Rabu (12/8/2026). Kebakaran terjadi saat rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang bekerja.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.33 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur sebelum kemudian membesar dan melalap sebagian besar bangunan rumah.
Api Pertama Kali Terlihat dari Dapur
Berdasarkan keterangan Tatik, tetangga pemilik rumah, api pertama kali terlihat dari area dapur. Melihat kobaran api semakin membesar, Tatik kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa.
Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran Kabupaten Boyolali.
Baca Juga: Harus Selalu Cepat Balas Chat? Saatnya Belajar Set Boundaries
Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Boyolali, Supriyono, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan dua armada dari Pos Klego dan Pos Wonosegoro.
“Setelah menerima laporan dari perangkat desa Bapak Tri Admoko, dua unit armada kami kerahkan dari Pos Klego dan Pos Wonosegoro. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.10 WIB,” kata Supriyono.
Petugas mulai melakukan proses pemadaman sekitar pukul 11.30 WIB. Api baru berhasil sepenuhnya dipadamkan sekitar pukul 13.10 WIB.
Rumah dan Kendaraan Ikut Terbakar
Kebakaran mengakibatkan rumah berukuran sekitar 12 x 16 meter tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Tidak hanya bangunan rumah, kobaran api juga menghanguskan sejumlah kendaraan yang berada di lokasi. Masing-masing terdiri atas satu unit mobil, satu unit sepeda motor, dan satu unit sepeda listrik.
Hingga kini, nilai kerugian material akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan.
“Diduga kuat penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Untuk kerugian material belum bisa ditaksir,” jelas Supriyono.
Tidak Ada Korban Jiwa
Dalam proses penanganan, petugas Damkar Boyolali mengerahkan armada dari Pos Klego AD 8041 XD dan Pos Wonosegoro AD 8044 XD.
Petugas juga mendapat dukungan dari Polsek Juwangi, Koramil Juwangi, serta perangkat desa setempat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Rumah dalam keadaan kosong ketika kebakaran terjadi sehingga penghuni tidak berada di lokasi saat api mulai membesar.
Baca Juga: Mengenal Shanghai Maglev, Kereta yang Bisa Melaju hingga 430 Km per Jam
Supriyono mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami imbau warga untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan kompor sebelum meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” pungkasnya.
Petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian yang dialami pemilik rumah akibat kebakaran tersebut. (fid)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com