SOLOBALAPAN.COM β Maksud hati hendak membagikan momen kehangatan bersama sang buah hati, unggahan video di akun Instagram pribadi Wali Kota Surakarta, Respati Ardi (@respatiardi), justru berbuah perhatian tak terduga.
Perhatian warganet mendadak berbelok tajam menyoroti plat nomor sepeda motor matik yang dikendarai sang kepala daerah.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, Respati tampak tampil santai mengenakan helm dan mengendarai sepeda motor matik berplat nomor AD 4754 EAA sembari membonceng anaknya berangkat ke sekolah.
Lewat keterangan unggahannya, Respati menyelipkan narasi hangat mengenai pentingnya meluangkan waktu bagi tumbuh kembang buah hati.
"Buat saya, momen sederhana seperti ini justru yang paling berarti. Karena menemani anak tumbuh bukan hanya soal..." tulis Respati dalam narasi fotonya.
Kejelian Netizen Bongkar Status Pajak Motor
Sayangnya, pesan edukatif mengenai kehangatan keluarga tersebut tertutupi oleh kejelian dan keisengan jemari netizen Solo.
Sejumlah warganet meluncurkan penelusuran status pelat nomor kendaraan tersebut melalui aplikasi cek pajak Samsat Jawa Tengah.
Sontak, temuan dari penelusuran tersebut memicu reaksi riuh di kolom komentar. Salah satu pengguna Instagram dengan akun @richo.sp secara terang-terangan menyebut bahwa pajak kendaraan matik yang dinaiki Wali Kota Solo itu telah menunggak selama delapan bulan.
"AD4754EAA, ngampunten mase, telat 8 sasi niku πππ bukane piye2, wonten target niku, Ndang diparani @samsatsurakarta (AD4754EAA, mohon maaf mas, itu telat 8 bulan. Bukannya apa-apa, ada target itu, segera disamperi @samsatsurakarta)," tulis akun @richo.sp di kolom komentar.
Komentar tersebut langsung disamber netizen lainnya yang membuktikan kebenaran status masa berlaku pajak motor tersebut.
"@richo.sp Melu ngecek, telat 8 sasi tnn π (Ikut ngecek, telat 8 bulan beneran)," timpal akun @elmirputra.
"@richo.sp kak aku cek kok ternyata udah bayar ya?" timpal @arespberry
"@arespberry ngecekmu lagi wae berarti , pas aku komen kui, isih telat π," tulis @richo.sp
Hingga saat ini, video unggahan tersebut telah disukai ribuan pengguna dan dibanjiri beragam tanggapan humoris dari masyarakat.
Fenomena kejelian netizen dalam mengawasi detail keseharian pejabat publik kembali membuktikan betapa dinamisnya interaksi warga dengan pimpinan daerah di era media sosial. (dam)
Editor : Damianus BramSumber : Solo Balapan