SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani, terus memasuki babak-babak krusial. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, akhirnya mendatangi Mapolresta Surakarta untuk memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (29/7/2026) pagi.
Eko tidak datang sendirian. Orang nomor satu di Pemkab Sukoharjo saat ini hadir bersama empat Aparatur Sipil Negara (ASN) lain, salah satunya adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo.
Rombongan pejabat Pemkab Sukoharjo tersebut menginjakkan kaki di kompleks Polresta Surakarta sekitar pukul 09.47 WIB. Mereka langsung diarahkan menuju Gedung Traffic Management Center (TMC) Satlantas Polresta Surakarta yang dijadikan markas sementara tim penyidik antirasuah.
Saat dicegat awak media sebelum memasuki ruang pemeriksaan, Eko memilih irit berbicara dan tidak memberikan penjelasan mendalam mengenai substansi materi pemeriksaan yang bakal dihadapinya.
"Memenuhi panggilan KPK," ujar Eko singkat sembari bergegas.
Ketika ditanya estimasi durasi pemeriksaan, Eko enggan berspekulasi. "Belum tahu, baru mau ini," cetusnya.
Gelar Alibi Tak Sengaja Bertemu ASN Lain
Menariknya, Eko berdalih tidak mengetahui secara pasti siapa saja jajaran anak buahnya di Pemkab Sukoharjo yang turut dipanggil oleh penyidik lembaga antirasuah tersebut pada hari yang sama. Menurutnya, amplop surat panggilan KPK dikirimkan secara privat langsung ke masing-masing pihak.
Baca Juga: Perlahan Bangkit, Robby Pantjoro Tunjukkan Kondisi Terbaru Usai Kecelakaan McLaren di Sukoharjo
Ia bahkan mengklaim pertemuannya dengan Kadisdikbud Havid Danang dan tiga ASN lainnya di Mapolresta Surakarta merupakan hal yang tidak disengaja.
"Kami tidak tahu, karena panggilan ini kan langsung ke masing-masing. Ternyata sampai sini ada teman-teman yang lain. Tidak sengaja ketemu di parkir kantin belakang," tutur Eko berdalih.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan maraton terhadap Plt Bupati Sukoharjo beserta empat ASN masih berlangsung tertutup di dalam Gedung TMC Satlantas Polresta Surakarta.
Pemeriksaan ini menjadi penguatan indikasi bahwa KPK tengah mengejar bukti-bukti baru terkait alur kewenangan dan aliran dana dalam pusaran korupsi yang sebelumnya telah menyeret Bupati nonaktif Etik Suryani serta sejumlah pejabat teras di Sukoharjo. Pihak KPK sendiri belum merilis pernyataan resmi terkait kapasitas maupun status hukum Eko Sapto Purnomo dan para ASN yang diperiksa tersebut. (an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com