SOLOBALAPAN.COM – Aksi evakuasi dramatis dilakukan tim gabungan di Dusun Ngerco RT 01 RW 17, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, pada Selasa (21/7/2026).
Seekor sapi betina yang tengah bunting tua berhasil diangkat dalam kondisi selamat setelah terperosok ke dalam sumur tua berkedalaman sekitar 2,5 meter.
Proses penyelamatan hewan ternak milik Misno tersebut membutuhkan waktu dan peralatan khusus, mulai dari teknik vertical rescue hingga pengerahan satu unit crane.
Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menjelaskan bahwa insiden bermula pada Senin (20/7/2026) malam sekira pukul 23.00 WIB. Sapi yang sedang hamil sembilan bulan tersebut mendadak lepas dari kandang.
Sapi tersebut kemudian berjalan ke area sekitar kandang dan tanpa sengaja memijak penutup sumur tua hingga jebol.
"Di sekitar kandang terdapat sumur tua yang sebenarnya sudah ditutup. Sapi terperosok ke lubang berdiameter dua meter dengan kedalaman 2,5 meter. Kondisi celah di dalam yang makin menyempit membuat sapi terkunci dan tidak bisa bergerak," terang Fuad, Selasa (21/7/2026).
Gunakan Crane dan Teknik Vertical Rescue
Warga setempat sempat bergotong-royong mencoba mengeluarkan sapi tersebut pada malam hari, namun keterbatasan alat membuat usaha mereka nihil hasil. Kejadian tersebut lantas dilaporkan ke posko kebencanaan.
Mendapat laporan warga, tim gabungan yang terdiri atas BPBD, SAR, Damkar, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wonogiri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan menyiapkan skema evakuasi.
Mengingat kondisi fisik sapi yang sedang hamil tua, tim harus ekstra hati-hati dalam memasang sabuk pengaman agar tidak mencederai perut sapi.
"Evakuasi dilakukan dengan sangat penuh kehati-hatian karena mengingat kondisi sapi yang sedang bunting tua. Alhamdulillah, hewan ternak berhasil diangkat ke permukaan dalam keadaan selamat dan sehat," jelas Fuad penuh lega.
Imbauan Keamanan untuk Para Peternak
Fuad memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan dalam insiden tersebut. Kendati demikian, peristiwa ini menjadi catatan penting bagi masyarakat sekitar.
Pihak BPBD Wonogiri mengimbau keras para peternak untuk senantiasa memastikan keamanan konstruksi kandang. Selain itu, warga juga diminta untuk menutup atau meratakan sumur-sumur tua di sekitar pemukiman guna mencegah musibah serupa terulang kembali. (al/dam)
Editor : Damianus Bram