Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Tempoe Doeloe Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Sinergi Pemkot Solo dan Ormas: Diwa Foundation Kucurkan Dana Pribadi demi Bedah Rumah Warga

Silvester Kurniawan • Jumat, 17 Juli 2026 | 18:08 WIB
p
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani memberikan sambutan dalam acara acara Rapat Koordinasi bersama ormas. (Dok. Pemkot Solo)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mulai mengubah strategi pendekatan pembangunan dengan melibatkan peran aktif organisasi kemasyarakatan (ormas). Langkah kolaboratif ini diambil untuk menyisir sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan krusial yang selama ini kerap tersumbat di tingkat akar rumput.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan 45 ormas di Gedung Sekretariat Bersama, Kamis (16/7). Acara yang diinisiasi oleh Satpol PP Kota Surakarta ini mengusung tema ‘Penguatan Peran Strategis Ormas Dalam Mendukung Pembangunan Kota Surakarta Yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan’.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang hadir langsung dalam forum tersebut menegaskan bahwa ormas tidak boleh lagi sekadar menjadi penonton. Lembaga kemasyarakatan harus bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah.

Baca Juga: Kisah Ibrahim Al Abrar, Peretas Cilik Boyolali yang Tembus Sistem NASA Setelah Tiga Kali Uji Coba

“Kegiatan ini sangat penting sebagai wadah komunikasi dan sinergi. Peran ormas sangat dibutuhkan, tidak hanya sebagai mitra pembangunan namun juga sebagai ujung tombak sosialisasi, edukasi, dan pembinaan kepada masyarakat. Dengan kolaborasi ini, berbagai persoalan sosial dapat ditangani dengan lebih efisien,” ujar Astrid menekankan pentingnya efisiensi birokrasi lewat jalur komunitas.

Gerakan Kemanusiaan Mandiri

Dalam rakor tersebut, Diwa Foundation hadir sebagai salah satu ormas yang membagikan kisah inspiratifnya. Yayasan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dan UMKM ini lahir dari refleksi pasca-kecelakaan tragis yang dialami pendirinya, hingga akhirnya berkomitmen penuh mengangkat kaum terpinggirkan, termasuk penyandang disabilitas dan warga di bawah garis kemiskinan.

Pendiri Diwa Foundation, Diah Warih Anjari, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi secara konkret dengan Pemkot Solo. Sebagai langkah awal, ia berencana melakukan perbaikan atau bedah rumah bagi salah satu warga Solo yang tidak layak huni menggunakan anggaran pribadinya.

Meski bergerak mandiri, Diah menilai dampak horizontal akan jauh lebih masif jika program kemanusiaan ini berjalan beriringan dengan cetak biru pembangunan pemerintah daerah.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani berfoto bersama dalam acara Rapat Koordinasi bersama ormas yang diinisiasi oleh Satpol PP Kota Surakarta. (Dok. Pemkot Solo)
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani berfoto bersama dalam acara Rapat Koordinasi bersama ormas yang diinisiasi oleh Satpol PP Kota Surakarta. (Dok. Pemkot Solo)

Baca Juga: Profil Luke Vickery, Pemain Kelahiran Hawaii Berdarah Medan yang Siap Perkuat Timnas Indonesia Usai Resmi WNI

“Ini menggunakan duit pribadi saya (untuk bedah rumah warga), tetapi alangkah baiknya karena di sini ada Pemerintah Kota Solo, ya kita bergandengan tangan,” cetus Diah Warih di hadapan puluhan perwakilan ormas yang hadir.

Pertemuan lintas sektor ini diharapkan menjadi pemantik bagi ormas-ormas lain di Kota Solo untuk tidak hanya aktif dalam ruang aspirasi politik, melainkan juga masuk ke ranah aksi sosial nyata guna menambal keterbatasan jangkauan anggaran pemerintah. (ves/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
Diwa Foundation pemberdayaan masyarakat dan UMKM ormas Diah Warih Wakil wali kota surakarta astrid widayani