SOLOBALAPAN.COM – Kekalahan menyakitkan Inggris dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 tak hanya mengakhiri langkah The Three Lions menuju final, tetapi juga memunculkan kontroversi yang melibatkan gelandang bintang Jude Bellingham.
Pemain Real Madrid tersebut kini terancam mendapat sanksi disiplin dari FIFA setelah diduga melakukan tindakan tidak sportif terhadap bek kiri Argentina, Valentin Barco, sesaat setelah pertandingan berakhir.
Insiden itu terjadi seusai Argentina memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (17/7) WIB. Saat para pemain Albiceleste merayakan keberhasilan lolos ke final, Bellingham yang berada di tengah lapangan terlihat melakukan kontak fisik dengan Barco.
Baca Juga: Inggris Kandas dari Argentina, Thomas Tuchel Jadi Sasaran Kritik Usai Gagalnya "Azteca Plan"
Rekaman televisi memperlihatkan Bellingham diduga memukul bagian belakang kepala pemain berusia 21 tahun tersebut. Barco langsung bereaksi dengan mendorong Bellingham sehingga memicu keributan yang melibatkan sejumlah pemain dari kedua tim.
Bek senior Argentina, Nicolas Otamendi, menjadi salah satu pemain yang segera datang untuk melindungi rekan mudanya dan meredakan situasi yang mulai memanas.
Belum Ada Penjelasan Resmi
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti terjadinya insiden tersebut.
Sejumlah laporan menyebut dugaan keributan dipicu oleh ucapan Barco yang dianggap menyinggung Bellingham saat para pemain Argentina merayakan kemenangan. Namun, informasi tersebut belum mendapat konfirmasi dari kedua belah pihak.
Media Inggris talkSPORT melaporkan Barco sempat merayakan kemenangan di depan area bangku cadangan Inggris sebelum insiden terjadi. Meski demikian, belum ada bukti yang memastikan tindakan tersebut menjadi pemicu emosi Bellingham.
FIFA Dikabarkan Akan Meninjau Rekaman
FIFA disebut akan menelaah rekaman pertandingan dan insiden setelah peluit akhir dibunyikan. Jika ditemukan adanya pelanggaran disiplin, Bellingham berpotensi menerima sanksi sesuai Kode Disiplin FIFA.
Bentuk hukuman yang dapat dijatuhkan bergantung pada hasil investigasi, mulai dari teguran, denda, hingga larangan bermain apabila tindakan tersebut dinilai memenuhi unsur kekerasan atau perilaku tidak sportif.
Sampai saat ini, baik kubu Inggris, Argentina, maupun FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kemungkinan sanksi terhadap gelandang berusia 23 tahun tersebut.
Kekalahan dari Argentina sekaligus memperpanjang penantian Inggris untuk kembali tampil di final Piala Dunia, sementara Albiceleste melaju ke partai puncak dengan peluang mempertahankan gelar juara dunia. (an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com