Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Laka Maut Jalur Solo-Purwodadi Kalijambe: Pemuda Asal Gemolong Tewas Alami Cedera Kepala

Ahmad Khairudin • Rabu, 8 Juli 2026 | 15:14 WIB
Pengendara sepeda motor tewas tertabrak kendaraan misterius di Kalijambe Sragen (7/7). (IST)
Pengendara sepeda motor tewas tertabrak kendaraan misterius di Kalijambe Sragen (7/7). (IST)

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyusul kecelakaan lalu lintas maut yang merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor.

Insiden tragis tersebut terjadi di Jalan Solo–Purwodadi Km 18, tepatnya di depan rumah warga kawasan Dukuh Karangrejo, Desa Karangjati, Kecamatan Kalijambe, Sragen, pada Selasa (7/7/2026) sore.

Korban diketahui merupakan seorang pemuda berinisial MDAM (21), warga Kelurahan Kragilan, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Korban mengembuskan napas terakhir akibat menderita cedera kepala berat (CKB) setelah terlibat kecelakaan dengan kendaraan bermotor misterius yang langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Rahasia Sukses Ai Ogura: Pilih Belajar di Atas Motor daripada Gym, Kini Tuai Kemenangan Perdana MotoGP

Kronologi Kejadian: Oleng dan Jatuh ke Kanan

Begitu menerima laporan darurat dari masyarakat, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan jejak kecelakaan dan mengumpulkan bahan keterangan.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, mewakili Kapolres Sragen, membeberkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario melaju dari arah selatan (Solo) menuju ke utara (Purwodadi).

Sempat Dilarikan ke RS Yakssi Gemolong

Baca Juga: Tangis Ronaldo Pecah di Arlington, CR7 Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhirnya

Akibat benturan hebat di aspal jalan, MDAM mengalami luka sangat parah pada bagian kepala. Warga dan petugas di lapangan sempat mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat, yakni RS Yakssi Gemolong, untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, nyawa pemuda tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.

Saat ini, pihak Satlantas Polres Sragen masih terus melakukan pendalaman intensif untuk mengidentifikasi jenis dan nomor polisi kendaraan misterius tersebut. Polisi terus mengumpulkan keterangan dari para saksi mata di sekitar lokasi serta menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) yang menyorot ke arah jalan raya.

Imbauan Polisi Terkait Faktor Human Error

AKP Kukuh Tirto Satria Leksono mengimbau dengan keras kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima dan siap berkendara sebelum melakukan perjalanan di jalur antar-kota.

"Jangan memaksakan diri mengemudi saat mengantuk atau kelelahan. Bila mulai kehilangan konsentrasi, segera berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama karena satu kelengahan dapat berakibat fatal," tegas Kukuh.

Baca Juga: Tangis Ronaldo Pecah di Arlington, CR7 Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhirnya

Pihak kepolisian menegaskan akan terus mengedepankan langkah penegakan hukum tegas yang diimbangi dengan edukasi masif kepada masyarakat demi menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sragen. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa faktor kelalaian manusia (human error), terutama mengantuk saat berkendara, masih menjadi salah satu penyebab dominan terjadinya kecelakaan fatal. (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#RS Yakssi Gemolong #Kecelakaan di Jalan Solo-Purwodadi #kecelakaan lalu lintas maut #kecelakaan #tabrak lari