SUKOHARJO, SOLOBALAPAN.COM – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Sukoharjo berhasil mengevakuasi seekor monyet liar yang menyusup masuk ke dalam Laboratorium Budaya Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo.
Proses penangkapan berjalan cukup dramatis dan menantang lantaran satwa primata tersebut terus berlarian serta memanjat di atas seperangkat gamelan Jawa yang ada di dalam ruangan.
Laporan terkait kemunculan monyet liar yang menghebohkan lingkungan kampus ini pertama kali diterima petugas dari seorang saksi bernama Adi Deswijaya pada Senin (22/6) pagi sekitar pukul 07.50 WIB.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Sukoharjo, Margono, saat dikonfirmasi pada Selasa (23/6/2026) membenarkan adanya insiden tersebut.
Pihaknya mengaku langsung menerjunkan tim penyelamat (rescue) yang terdiri dari personel terlatih, yakni Sutami, Anjas, dan Arfi.
"Begitu menerima laporan masuk, personel kami langsung bergerak melakukan upaya evakuasi menggunakan jaring khusus. Namun, monyet tersebut ternyata sangat aktif, agresif, dan terus melompat di atas area gamelan sehingga proses penangkapan membutuhkan tingkat kehati-hatian yang ekstra," ungkap Margono.
Bekerja Sama dengan Mahasiswa Kampus
Dalam operasi penyelamatan satwa (animal rescue) tersebut, tim Damkar Sukoharjo meluncur dengan mengerahkan satu unit mobil operasional Escudo, peralatan rescue jaring, serta dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) personal untuk mengantisipasi adanya serangan atau gigitan dari monyet liar.
Tak hanya personel damkar, sejumlah mahasiswa yang kebetulan berada di lokasi kejadian juga turut sigap membantu petugas dengan mengamankan area sekitar ruangan agar ruang gerak monyet tersebut dapat dipersempit.
Margono menjelaskan, setelah melalui proses pengejaran yang cukup menguras energi dan memakan waktu lama, monyet liar tersebut akhirnya berhasil diringkus dan diamankan dengan selamat pada sore hari sekitar pukul 17.14 WIB.
Satwa tersebut kemudian langsung dibawa ke Markas Komando (Mako) Damkar Kabupaten Sukoharjo sebelum nantinya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut.
"Alhamdulillah, berkat kesigapan petugas dan bantuan di lapangan, monyet berhasil kami amankan dalam kondisi selamat. Tidak ada laporan mengenai korban luka maupun kerusakan pada fasilitas gamelan selama proses evakuasi berlangsung," terangnya lega.
Di akhir kesempatan, Margono turut mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sukoharjo untuk tidak ragu segera melapor ke nomor darurat pemadam kebakaran apabila mendapati adanya satwa liar yang masuk ke area permukiman warga atau fasilitas umum.
Baca Juga: Siap Guncang Musim Panas, Wonho Konfirmasi Comeback Juli 2026!
Langkah ini penting agar proses penanganan bisa dilakukan oleh tenaga profesional secara aman tanpa membahayakan warga maupun satwa itu sendiri. (kwl/an)