SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Dukuh Sidomulyo, RT 15, Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jumat (19/6/2026) pagi.
Sebuah rumah berbahan papan kayu dan bambu milik Saryadi (46) ludes dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saryadi yang mengalami kelumpuhan akibat tersengat aliran listrik beberapa tahun lalu diketahui sedang berada di rumah kerabatnya saat kebakaran terjadi.
Baca Juga: Jambret Beraksi di Depan Hetero Space Solo, Guru TK Kehilangan Barang Berharga
Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji mewakili Kapolres Sragen menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 07.45 WIB oleh tetangga korban, Warsono (45).
Menurutnya, saksi mendengar suara ledakan keras menyerupai bambu terbakar dari arah rumah korban. Setelah keluar rumah untuk memastikan sumber suara, saksi melihat kobaran api sudah membesar dari salah satu bagian rumah.
“Melihat api sudah membesar, saksi langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujar Sudarmaji.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Istri korban diketahui sudah berangkat bekerja sejak pagi hari, sedangkan korban sedang berada di rumah saudaranya.
Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar seperti kayu dan bambu. Warga juga sempat dibuat panik setelah terdengar ledakan susulan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji di dapur.
Akibatnya, rumah beserta sebagian besar isi bangunan tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa meteran listrik berdaya 900 watt dan kabel listrik yang hangus terbakar.
“Api cepat membesar karena material rumah mudah terbakar dan sempat ada tabung gas yang meledak di dapur. Api baru benar-benar bisa dipadamkan sekitar pukul 09.15 WIB berkat gotong royong warga, TNI, Polsek, tim SAR, dan petugas pemadam kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sragen, Tommy Isharyanto, mengatakan pihaknya menerjunkan Unit 04 Pos Gemolong serta satu unit mobil water supply dari Mako Damkar Sragen untuk melakukan pemadaman.
Menurut Tommy, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu setengah jam hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 09.30 WIB.
“Kendala di lapangan nihil. Koordinasi dengan PSC, Redkar, TNI, dan Polsek Sumberlawang berjalan cepat. Rumah memang ludes terbakar beserta seluruh peralatan dapurnya. Korban jiwa tidak ada, hanya dua ekor kambing milik korban mengalami luka bakar ringan,” ungkap Tommy.
Petugas masih melakukan pendataan terkait total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. (din/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto